Anies Bicara Dampak Ekonomi Aksi 22 Mei dan Kerusuhan 1998

Oleh Jihan Nadia pada hari Kamis, 23 Mei 2019 - 19:32:55 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

tscom_news_photo_1558614775.jpg

Gubernur Anies Baswedan (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membandingkan keadaan Jakarta usai kericuhan aksi 22 Mei kemarin dengan aksi kerusuhan 1998.

Anies menilai kerusuhan 22 Mei 2019 tidak separah kerusuhan pada tahun 1998. 

Ia mengatakan pada kejadian 98 seluruh wilayah DKI Jakarta terkena dampak kerusakan hingga kerugian ekonomi begitu buruk, hal ini berbeda dengan yang dialami ibukota kemarin malam (22/5/2019). 

"Saya garis bawahi, kondisi di Jakarta relatif tenang dan stabil karena ini berbeda apa yg terjadi di tahun "98. Tahun "98 seluruh wilayah di Jakarta terjadi kerusuhan, diberbagai tempat ada di toko-toko, mal pusat berbelanjaan dan ada penjarahan di berbagai tempat," kata Anies Baswedan di Jalan Thamrin, Jakarta Pusat Kamis (23/5/2019). 

Lain hal dengan tahun 1998, ia menegaskan, kondisi DKI Jakarta sampai saat ini tenang dan stabil karena tidak semua wilayah yang terkena dampak kericuhan tersebut, hanya kawasan Thamrin dan Tanah Abang sampai Slipi. 

"Kemarin hanya ada demonstarsi dan bentrokan di kawasan tanah abang sampai Slipi dan di kawasan Thamrin jadi secara umum Jakarta kondisinya tenang dan stabil," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menghimbau kepada masyarakat agar melanjutkan aktifitas serta kegiatan seperti biasa. Serta toko-toko dan pusat perbeelanjaan di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat bisa beroperasi secara normal.

"Kembali beraktifitas seperti semula, untuk yang berada di wilayah thamrin juga toko toko bisa kembali dibuka pusat perebelanjaan dibuka kembali dan seluruh mayrakat berkegiatan seperti biasa," pungkasnya. (Alf)

tag: #anies-baswedan  #pemprov-dki  #dki-jakarta  

Bagikan Berita ini :