PAN: Rekonsiliasi Tak Harus Bagi-bagi Kekuasaan

Oleh Sahlan Ake pada hari Senin, 24 Jun 2019 - 19:15:16 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

tscom_news_photo_1561378516.jpg

Wakil Sekretaris Jenderal PAN Saleh Partaonan Daulay (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Wakil Sekretaris Jenderal PAN Saleh Partaonan Daulay mengatakan, rekonsiliasi tidak harus ada pembagian kekuasaan (power sharing). Rekonsiliasi dijalin bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok, melainkan untuk kepentingan bangsa.

"Ngga mesti ya karena dalam rekonsiliasi itu kepentingan yang diajukan bukan sektoral parpol tapi kepentingan bangsa dan negara. Kalau masih terus-terusan ribut maka ngga akan selesai," kata Saleh di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/6/2019).

Selain itu, menurut Saleh, dalam menjalin rekonsiliasi, tidak berarti harus mengakomodir semua partai masuk ke pemerintahan. Sebab, dalam negara demokrasi harus tetap ada oposisi yang mengawasi pemerintahan.

"Dan harus dijaga kunci oposisi yang konstruktif, karena tanpa itu maka terlalu kuat pemerintahan, karena ngga ada yang koreksi sama sekali dan sampaikan sesuatu yang berbeda. Itu sangat tidak tepat," katanya.

Saleh sendiri berharap rekonsiliasi antara kubu Jokowi dan Prabowo dapat terjalin. Dengan demikian, pemerintahan dapat berjalan dan memenuhi janji-janjinya kepada masyarakat.

"Karena tugas ke depan banyak, berikan pelayanan pada masyarakat secara maksimal.jadi jangan terus terusan ribut," katanya.(plt)

tag: #partai-amanat-nasional  

Bagikan Berita ini :