Terkait Batalnya Paripurna Wagub DKI, Ini Jawaban Mendagri

Oleh Jihan Nadia pada hari Senin, 22 Jul 2019 - 15:16:00 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

tscom_news_photo_1563783360.jpeg

Tjahjo Kumolo (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo angkat suara mengenai batalnya agenda rapat paripurna pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang rencananya digelar hari ini. Tjahjo menyampaikan, pihaknya menyerahkan penuh hal tersebut kepada anggota DPRD.

"Ini sudah domainnya DPRD. Mereka kan ada fraksi-fraksi, juga perpanjangan tangan partai. Ada dua partai yang berhak untuk mengusung calon wagub yang disamapaikan melalui gubernur kepada DPRD" kata Tjahjo di Jakarta. Senin (22/7/2019)

Tjahjo juga menegaskan masa penentuan wagub DKI harus diselesaikan sebelum 18 bulan dari waktu terpilihnya gubernur.

"Hanya sampai 18 bulan sebelum berakhirnya masa gubernur terpilih, yang boleh ada Wagub," tegas dia. 

Selain itu, masih kata Tjahjo, proses pemilihan wagub DKI juga tidak melanggar peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Sebelumnya, Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) Pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta Bestari Barus menyatakan rapat paripurna batal digelar lantaran Rapat Pimpinan Gabungan (Rapimgab) belum dilaksanakan.

"Penyebabnya sudah jelas hari ini paripurna itu bagaimana mau dilaksanakan tahapannya kan belum selesai (Rapimgab)," kata Bestari. (ahm)

tag: #mendagri  #dki-jakarta  

Bagikan Berita ini :