Oleh Jihan Nadia pada hari Minggu, 01 Des 2019 - 16:48:05 WIB
Bagikan Berita ini :

Meski Dibully Media Asing, Wisatawan Tetap Membanjiri Komodo

tscom_news_photo_1575193685.jpeg
Wisatawan domestik di pulau Komodo (Sumber foto : istimewa)

KUPANG (TEROPONGSENAYAN)--Meski dibully media asing, wisatawan tetap membanjiri ke pulau Komodo. Bahkan Pemerintah Nusa Tenggara Timur menyebutkan pemberitaan media asing tidak berpengaruh pada kunjungan wisatawan ke Pulau Komodo, Kabupaten Manggarai Barat. Pemberitaan itu menyebutkan larangan wisatawan berkunjung ke Pulau Komodo pada 2020.

"Pemberitaan media traveling di Amerika Serikat (AS) Foodors.com itu tidak berpengaruh para arus kunjungan wisatawan mancanegara ke Pulau Komodo. Faktanya saat ini sudah banyak wisatawan yang siap menjadi keanggotaan (member) kunjungan ke Pulau Komodo 2020," kata Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Nusa Tenggara Timur, Marius Ardu Jelamu di Kupang, Minggu (1/12/2019).

Marianus Ardu Jelamu mengatakan hal itu terkait pemberitaan melalui situs perjalanan wisata asal Amerika Serikat yang mencantumkan Komodo dan Bali dalam daftar daerah wisata yang tidak dikunjungi pada 2020. Media asing di Amerika Serikat itu menyoroti mahalnya harga tiket masuk ke Pulau Komodo sebesar Rp14 juta/tahun sebagai dasar untuk melarang wisatawan berkunjung ke Pulau Komodo.

Marius Ardu Jelamu mengatakan, pemberitaan media daring itu tidak berdampak pada pembangunan wisatawan di Nusa Tenggara Timur yang merupakan destinasi wisata langkah di dunia. Menurut Marius Ardu Jelamu media asing itu tidak menyadari bahwa Komodo merupakan binatang langkah yang merupakan salah satu dari tujuh keajaiban dunia yang harus dilindungi dari kepunahan.

"Apabila media asing itu merupakan suatu media yang profesional maka tentu tidak melakukan hal itu, karena media yang profesional sangat menjunjung tinggi terhadap keberadaan Komodo yang harus dilindungi," tegasnya.

Marius Ardu Jelamu mengatakan para wisatawan mancanegara yang menghargai upaya perlindungan Komodo tidak akan gubris terhadap pemberitaan dari media asing di Amerika Serikat itu, karena upaya perlindungan Komodo sangat penting. "Kami tantang media dari Amerika Serikat itu datang ke Pulau Komodo untuk melihat langsung destinasi wisata Komodo sehingga memiliki pemahaman yang jelas tentang upaya konservasi yang dilakukan pemerintah Indonesia terhadap Pulau Komodo," ungkap Marius Ardu Jelamu.(ant)

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Ragam

Bawang Putih Tingkatkan Daya Tahan Tubuh, Rahasia Umur Panjang

Oleh Rihad
pada hari Sabtu, 01 Agu 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Bawang putih  dengan nama ilmiah Allium sativum bermanfaat baik untuk kesehatan kita. Warga negara Pennsylvania, bernama Virginia usia 89 tahun, mengaku gemar makan ...
Ragam

Apakah Makanan Bisa Menularkan COVID-19?

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Kadang kita makan di restoran atau di rumah orang saat berkunjung. Pada masa pandemi sekarang ini tentu kita was-was, apakah COVID-19 bisa menular lewat ...