Oleh Bachtiar pada hari Senin, 16 Nov 2020 - 10:45:35 WIB
Bagikan Berita ini :

Tanggapi Rencana Pemerintah Hapus BBM Jenis Premium, Sartono: Pertamaxnya Harus Disubsidi

tscom_news_photo_1605498335.jpg
Sartono Hutomo Anggota Komisi VII DPR RI (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Anggota Komisi VII DPR RI Sartono Hutomo menilai, rencana pemerintah untuk menghapus BBM premium (RON-88) secara bertahap pada 1 Januari 2021 harus dibarengi dengan regulasi agar Pertamax dapat subsidi.

"Sebagai wakil rakyat, saya tetap berpandangan bahwa daya beli masyarakat kita itu yang utama, sehinga perlu kita dorong sebuah regulasi agar nantinya Pertamax yang disubsidi Pemerintah. Sehingga Masyarakat kita tidak terlalu terbebani dengan regulasi baru ini nantinya," kata Politikus Demokrat itu kepada wartawan, Senin (16/11/2020).

Kepala Departmen Bidang Ekonomi DPP Partai Demokrat ini melanjutkan, penghapusan Premium juga perlu dibarengi dengan sosialisasi yang dilakukan secara bertahap.


"Saat ini masyarakat bisa membeli Premium dan Pertalite, jadi kali mau dihapuskan mulai dari Premium dulu lalu kemudian pertalite," tegas Sartono.

Legislator asal dari dapil Jawa Timur ini, memahami rencana dihapuskanya BBM jenis premium berdasarkan Peraturan Menteri (Permen) LHK NO.P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/3/2017.

Dimana, kata Sartono, aturan tersebut terkait tentang baku mutu emisi gas buang kendaraan bermotor tipe baru kategori M, N, dan O.

"Yakni bahan bakar yang boleh digunakan adalah standar Euro 4," pungkas Sartono.

tag: #bbm  
Bagikan Berita ini :
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Advertisement
TStrending
#1
Berita

Pasca KLB Demokrat, Maju Kena Mundur Kena

Oleh
pada hari Senin, 08 Mar 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menjadi Ketua Umum Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa Partai Demokrat di Hotel The Hill, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat malam, ...
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement