Dua Anak Buah Jokowi Raih Penghargaan DKR
Oleh Sahlan Ake pada hari Selasa, 08 Mar 2016 - 02:45:00 WIB

Bagikan Berita ini :

95siti-nurbaya-khofifah.jpg
Sumber foto : Istimewa
Siti Nurbaya (kiri) dan Khofifah Indar Parawansa (kanan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Tiga perempuan Indonesia, yakni Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya dan Dirut Radio Republik Indonesia Rosarita Niken Widiastuti mendapat penghargaan "International Woman of Change" oleh Dewan Kreatif Rakyat (DKR).

"Kami memberikan penghargaan kepada tokoh-tokoh tersebut karena perannya sebagai perempuan Indonesia dalam membawa perubahan, contohnya Ibu Niken (Dirut LPP RRI) sudah membawa perubahan bukan hanya dari RRI, tetapi dalam dunia 'broadcasting' internasional," kata pendiri sekaligus Ketua Juri International Film Festival for Women, Social Issues and Zero Discrimination (IFFWSZ) Damien Dematra pada Malam Anugerah Penghargaan Perayaan Hari Perempuan Internasional di Gedung RRI Jakarta, Senin (7/3/2016).

Damien mengatakan Festival IFFWSZ ini selain untuk merayakan peringatan yang diinisiasi oleh PBB, Dewan Kreatif Rakyat juga ingin memberikan inspirasi terhadap perempuan di Indonesia dan seluruh dunia akan pentingnya kesetaraan gender, kemandirian serta nihilnya diskriminasi melalui penghargaan yang diberikan pada ketiga tokoh perempuan.

Dalam kesempatan yang sama, Dewan Penasihat Dewan Kreatif Rakyat Lili Wahid mengatakan alasan pemilihan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa adalah karena rekam jejaknya yang melakukan perubahan di kalangan perempuan, salah satunya kesempatan mendapat pendidikan yang setara dengan laki-laki sebelum dirinya menjabat Menteri Sosial di Kabinet Kerja.

Selain itu, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar juga memberikan komitmen dan aksi tanggal yang luar biasa dalam membantu korban, terutama anak-anak yang terdampak asap kebakaran hutan dan lahan di Sumatra dan Kalimantan.

"Menteri LHK Siti Nurbaya juga bersikap tegas kepada perusahaan-perusahaan yang melakukan kebakaran langsung dan tidak langsung," kata Lili.

Selanjutnya, Direktur Utama RRI Rosarita Niken Widiastuti mengatakan kesetaraan gender di Indonesia di era pemerintahan Joko Widodo sudah terlihat dengan memberikan ruang kepada perempuan yang menjabat sebagai menteri.

"Pemerintah saat ini memberikan ruang yang luar biasa kepada perempuan. Periode lalu menteri perempuan hanya ada empat, sekarang ada delapan," kata Dirut yang menjabat sejak 2010 tersebut.

Niken mengatakan hingga saat ini kesetaraan gender masih terus diperjuangkan agar kesempatan perempuan untuk berkiprah di bidang politik, sosial, pertahanan dan keamanan bisa terus dipertahankan.(yn)

tag: #  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca teropongsenayan.com yth.

Polemik Ratna Sarumpaet, dalam waktu sekejap, membuka mata-telinga dan mengejutkan banyak kalangan. Termasuk mata dan telinga para politisi.

Setelah polisi membuktikan kebohongan Ratna, dan yang bersangkutan juga mengaku berbohong, polemik pun semakin kencang. Di sisi lain, beberapa kalangan menengarai polemik kebohongan Ratna berimplikasi terhadap elektabilitas pasangan calon (paslon) peserta Pilpres 2019. Yakni Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut Anda, seperti apa dampak dari implikasi tersebut:

  • 1. Berpengaruh positif terhadap Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2. Berpengaruh positif terhadap Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
  • 3. Tidak berpengaruh terhadap masing-masing paslon
LIHAT HASIL POLING