Berita

Ketersediaan Listrik Indonesia Kalah dengan Malaysia

Oleh Bara Ilyasa pada hari Sabtu, 14 Mei 2016 - 11:04:31 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

8pln.jpg

(Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Dewan Energi Prof. Dr. Tumiran mengatakan kebutuhan listrik Indonesia masih belum dapat memenuhi hajat hidup rakyat Indonesia. Dimana, Indonesia hanya memiliki 50 Gigawat yang dibagi 250 juta orang sehingga per orang hanya kebagian 250 watt per orang.

Menurut Tumiran, ketersedian listrik Indonesia sangat kurang dibandingkan dengan Malaysia yang memiliki 1000 watt per orang. Bahkan, katanya untuk mensejajarkan ketersediaan listrik negara maju seperti Jepang, Indonesia harus berusaha hingga tahun 2050 baru bisa sejajar.

"Infrakstruktur listrik kita sangat kurang jadi target peningkatan listrik kita ambisius. 2050 kita setara dengan Jepang soal listtik. Untuk 250 juta baru 50 giga jadi per orang ini hanya kebagian 250 watt. Tetangga kita di Malyasia itu sudah 900 watt per orang ini 5 kali lipat," ujar Tumiran dalam diskusi dengan tema Mengapa 35 Ribu Megawatt Lambat?, Jakarta, Sabtu (14/5/2016).

Lanjut Tumiran, Indonesia jika ingin menjadi negara maju harus memiliki tenaga listrik 1000 watt. Untuk itu, ia meminta agar seluruh stakeholder mengikuti intruksi Presiden Joko Widodo agar segera membangun pembangkit tenaga listrik sebesar 35.000 MW.

"Pak Joko Widodo mendeklare 35 ribu mw diharapkan 70 giga pertahun. Seharusnya ketika pak Joko Widodo mendeklare harus ikuti semua," ungkapnya. (icl)

 

tag: #  

Bagikan Berita ini :