MENKOP DUKUNG PEMBUKAAN WARTEG DI LUAR NEGERI
Kowarteg Didirikan Untuk Ayomi Anggota
Oleh Bani Saksono pada hari Jumat, 23 Des 2016 - 06:29:49 WIB

Bagikan Berita ini :

9MENKOP-WARTEG-SABANG.jpg
Sumber foto : kemenkop
Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga berdialog sekaligus makan siang bersama dengan pengurus Koperasi Warung Tegal di salah satu cabang warung tegal di jalan Sabang Jakarta Pusat, Kamis (22/12/2016).

JAKARTA [TEROPONGSENAYAN] – Koperasi Warung Tegal [Kowarteg] didirikan tidak semata-mata untuk memperlancar usahanya, termasuk simpan pinjam saja. ‘’Yang lebih penting adalah lebih kepada pengayoma dan perlindungan para pelaku usaha warteg,’’ kata Ketua Umum Kowarteg HRS Sastoro.

Hal itu diungkapkan Sastoro saat menjamu Menkop dan UKM AAGN Puspayoga di salah satu warteg di Jalan Sabang, Jakarta Pusat [22/12/2016]. Ia menyontohkan bentuk perjuangan pengurus Kowarteg adalah saat Pemerintah Provinsi [Pemprov] DKI Jakarta ingin memungut pajak 10 persen dari pengusaha warteg. Dan, berhasil, pajak itu batal diterapkan oleh Gubernur DKI Fauzi Bawo ketika itu.

Dengan berkoperasi, eksistensi warteg menjadi semakin tegas dan jelas. ‎"Misalnya, ketika zaman Gubernur Jakarta Fauzi Bowo akan menerapkan pajak 10 persen untuk warteg di Jakarta, kami protes keras. Usaha kami berhasil hingga kebijakan itu batal diterapkan. Itulah salah satu fungsi Kowarteg," jelas Sastoro.

Pada kesempatan itu, kepada Menkop, Sastoro juga mengungkapkan keinginannya untuk membuka warteg di luar negeri, yaitu di Malaysia. Sastoro, mantan anggota DPR RI 1999-2014 ini menjelaskan, selan Malaysia, warteg juga akan dibuka di negara lainnya yang banyak ditinggali warga Indonesia di luar negeri. Yaitu, di cabang di Hongkong (kawasan Victoria) dan Melbourne, Australia.  

"Di Malaysia kita akan buka di daerah Kualalumpur, Johor, dan Penang. Kita juga sudah survei di Hongkong dan Melbourne. Semua rencana itu tinggal realisasi saja," pungkas dia.

Apa komentar Pak Menteri soal rencana besar Kowarteg tersebut? Puspayoga yang didampingi Dirut Lembaga Layanan Pemasaran [LLP] KUKM Ahmad Zabadi tentu saja menyatakan dukungannya. "Saya pikir warteg sudah terkenal di mana-mana dan memiliki brand yang kuat. Maka, sudah sewajarnya bila warteg membuka cabangnya hingga ke mancanegara‎," tegas Menkop.

Puspayoga siap membantu dengan membuka link [jaringan] di luar negeri untuk mempermudah pengurusannya. Apalagi, lanjut Puspayoga, kini warteg sudah memiliki badan hukum sebagai koperasi.

Maka, kata dia, langkah ke depan akan lebih mudah, terkait soal izin usahanya. "Saya sudah sering berkeliling ke warteg-warteg dan menanyakan perihal manfaat kredit usaha rakyat (KUR). Sudah banyak juga warteg yang memanfaatkan KUR Rp25 juta untuk membuka cabang warung baru," kata Puspayoga.

Kowarteg di Jakarta didirikan pada tahu 1982. Kini koperasi yang dipimpin Sastoro itu anggotanya sangat banyak, yaitu sudah mencapai 20 ribuan orang.  [b]

 

 

tag: #kementerian-koperasi-dan-ukm  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Tidak ada Poling untuk saat ini