Lobi TSBerita TSZoom TSRagam TSKita TSNongkrong TSJakarta TSMitra TSGrafis TSTV
Pakai Gas Bumi PGN, Usaha Mie Tarempa Ini Hemat Jutaan Rupiah
Oleh Bani Saksono - ( Kamis, 29 Des 2016 - 18:14:13 WIB ) di Rubrik TSMitra

Bagikan Berita ini :

9IMG-20161229-WA0017.jpg
Dengan beralih memakai gas bumi dari PGN, Mie Tarempa makin meningkat keuntungannya.
Sumber foto : PGN

BATAM [TEROPONGSENAYAN] - Semakin banyak kalangan di sektor usaha yang beralih ke gas bumi untuk mencukupi kebutuhan energi.  Salah satunya Rumah Makan Mie Tarempa, di Kota Batam, Kepulauan Riau.

Mulai Kamis [29/12/2016], rumah makan yang berlokasi di Ruko Royal Sincom, Batam Centre ini beralih menggunakan gas bumi dari PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN). "Ini salah satu wujud komitmen PGN untuk memperluas pemanfaatan gas bumi ke masyarakat,’’ kata Vice President Corporate Communication PGN, Irwan Andri Atmanto.

Irwan mengungkapkan, dengan penggunaan gas bumi, rumah makan mie khas Kepulauan Riau ini bisa hemat cukup besar per bulannya. Sebelumnya, dalam memasak makanan setiap harinya menggunakan LPG (Liquefied Petroleum Gas) ukuran 12 Kg. Dalam sebulan menghabiskan 200 tabung dengan biaya total sekitar Rp 25.200.000/bulan. Harga LPG 12 Kg Rp 126.000 di luar biaya antar.

Dengan beralih menggunakan gas bumi PGN, Rumah Makan Mie Tarempa ini hanya membayar Rp 3.405/m3. Konsumsi gasnya sekitar  2.000-3.000 m3/bulan. Sehingga rumah makan ini hanya membayar sekitar Rp 9,5 juta/bulan. Artinya, dengan beralih ke gas bumi PGN, rumah makan ini bisa hemat pengeluaran dari biaya bahan bakar untuk memasak sekitar Rp 15,7 juta/bulan atau Rp 188 juta/tahun.

Irwan menambahkan, Rumah Makan Mie Tarempa di Batam ini merupakan salah satu contoh pelanggan PGN yang mendapatkan manfaat baik dengan beralih menggunakan gas bumi PGN. ‘’Kali ini  PGN menyalurkan gas bumi ke pelanggan baru di wilayah Batam Centre,’’ tuturnya.

Saat ini PGN terus memperluas jaringan gas bumi di berbagai daerah, agar makin banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaat penggunaan energi baik gas bumi. Sebagai contoh, tahun ini saja telah menambah pemanfaatan gas bumi sebanyak 117 pelanggan di Cilegon, 213 pelanggan baru di Tangerang, 192 pelanggan baru di Jakarta, 3.537 pelanggan baru di Surabaya, 1.184 pelanggan baru di Sidoarjo.

"PGN juga menambah pelanggan baru di Tangerang, Bogor, Bekasi, Karawang, Cirebon, Medan, Batam, Semarang, Blora dan banyak daerah lainnya," kata Irwan. ​Gas bumi yang disalurkan PGN saat ini telah dinikmati lebih dari 119.960 pelanggan rumah tangga.

itu, 1.929  usaha kecil, mal, hotel, rumah sakit, restoran, hingga rumah makan, serta 1.630 industri berskala besar dan pembangkit listrik. Pelanggan PGN yang menikmati gas bumi tersebut dialirkan melalui infrastruktur pipa gas bumi yang tersebar diberbagai daerah, mulai dari Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur hingga Kalimantan Utara serta Papua.

Irwan menjelaskan, tahun ini, PGN telah memperluas jaringan distribusi gas bumi mulai dari Batam di Kepulauan Riau sepanjang 27 kilometer (km), Muara Karang-Muara Bekasi sepanjang 42 km, pengembangan distribusi gas bumi Jawa Barat sepanjang 43 km, Sidoarjo sepanjang 32 km, Surabaya 23 km, Pasuruan 2 km dan perluasan program PGN Sayang Ibu, total panjang pipa yang dibangun tahun ini lebih dari 195 km.

Hingga saat ini PGN memiliki dan mengoperasikan jaringan pipa gas bumi lebih dari 7.200 km atau sekitar 78% dari jaringan pipa gas bumi hilir di Indonesia.

Irwan menegaskan,  komitmen PGN untuk memperluas jaringan gas bumi tidak akan berhenti. PGN menargetkan dapat menambah panjang pipa gas buminya sepanjang 1.685 kilometer (km) dalam periode 2016-2019. Hingga 2019 total panjang pipa PGN bakal menjadi 8.656 km.

"Dari semua infrastruktur PGN yang sudah beroperasi saat ini, termasuk yang akan direncanakan sampai 2019, semuanya dibiayai sendiri tanpa mengandalkan APBN atau bantuan modal dari pemerintah," tegas Irwan.

Namun PGN juga mendapatkan penugasan dari pemerintah untuk mengelola jaringan gas bumi ke 43.337 rumah tangga di 11 kabupaten/kota di Indonesia. PGN juga mendapatkan tugas dari pemerintah untuk membangun sambungan jaringan gas bumi untuk 49.000 rumah tangga, di Tarakan, Surabaya, dan Batam.

"PGN sendiri juga akan menambah pelanggan rumah tangga sebanyak 110.000 rumah dengan biaya sendiri dalam kurun waktu 2016-2019," kata Irwan. Sehingga pada nantinya pelanggan rumah tangga PGN menjadi lebih dari 310.000 pelanggan. [b]


Editor : Redaktur | teropongsenayan.com
tag: #bumn  #pgn  

Bagikan Berita ini :



Tanggapan Anda atas berita ini?

BeritaLainnya

62IMG-20170820-WA0001.jpg
30lpdb-kumkm.jpg
82EMILIA-SUHAEMI-1.jpg
77puspayoga-menkop-hgsmart.jpg
10IMG_20170817_202759.jpg
6920170817_125209.jpg