DPR: RUU Redenominasi Belum Masuk Prolegnas 2017
Oleh Syamsul Bachtiar pada hari Rabu, 11 Jan 2017 - 13:40:09 WIB

Bagikan Berita ini :

91imam-nasdem.jpg
Sumber foto : Istimewa
Imam Priambodo

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Anggota Komisi XI DPR RI Donny Imam Priambodo mengungkapkan, Rancangan Undang-Undang Redenominasi masih mandek.

"Beberapa waktu lalu RUU Redenominasi ini pernah masuk dalam Prolegnas, namun sekarang ini tampaknya belum masuk," terang politisi Nasdem ini di Jakarta, Rabu (11/01/2017).

Oleh karena itu, kata Donny, pihaknya mendorong dan mengusulkan agar RUU Redenominasi ini bisa kembali masuk Prolegnas DPR 2017.

"Posisi Partai Nasdem sendiri mengusulkan masuk Prolegnas," ungkapnya.

Selain itu, lanjut dia, Fraksi Nasdem dalam RUU itu mengusulkan agar tidak hanya mengecilkan sebanyak tiga digit nilai nominal rupiah, tapi sampai empat digit. Hal ini agar nilai mata uang rupiah bisa "setara" dengan negara tetangga, seperti  Singapura.

"Masalah inikan tinggal soal kebiasaan saja pada masyarakat, bahkan masyarakat bisa menerima karena bukan sanering (pemotongan nilai uang)," ujarnya.

Menurutnya, Banyaknya digit ini memang merepotkan, makanya kalau bisa nilai satu juta menjadi seribu. Tapi akan lebih bagus lagi kalau “mengecilkan” itu sampai 4 digit.

"Sayangnya hingga saat ini (2017) belum ada yang mengusulkan soal RUU Redenominasi. Bisa juga inisiatif DPR. Kemarin itu saat peluncuran mata uang NKRI berkaitan dengan implementasi UU mata uang," ungkapnya.

Ditanya butuh berapa lama untuk transisi, Donny menambahkan Indonesia membutuhkan sekitar 3 tahun sampai 5 tahun.

Alasanya, sambung dia, tidak mudah menarik uang lama secara cepat.

"Artinya begitu ada redenominasi, uang lama tetap berlaku, namun secara perlahan akan ditarik," kata dia.

Namun, kata dia, kalau ditanya soal berapa biaya redenominasi ini, tentu perlu ada kajian mendalam lagi dari Bank Indonesia (BI) dan pemerintah.

"Yang jelas DPR mendukung adanya redenominasi, karena langkah ini secara psikologis akan mempengaruhi mata uang kita di pasar," pungkasnya.(yn)

tag: #dpr  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca TeropongSenayan Yth

Pilpres 2019, banyak yang menilai sebagai perang antar cawapres.Ada tiga modal yang harus dimiliki seorang cawapres guna memenangi pemilihan. Yakni elektabilitas, kapasitas, dan kemampuan logistik.

Menurut Anda, siapa kandidat cawapres yang memiliki ketiga modal tersebut:

  • Anies Baswedan
  • Airlangga Hartarto
  • Agus Harimurti Yudhoyono
  • Din Syamsudin
  • Gatot Nurmantyo
  • Mahfud MD
  • Muhaimin Iskandar
  • Muhammad Zainul Majdi
  • Rizal Ramli
  • Sohibul Imam
  • Sri Mulyani
  • Zulkifli Hasan
LIHAT HASIL POLING