ini Permintaan DPR kepada KSAU Baru
Oleh Mandra Pradipta pada hari Rabu, 18 Jan 2017 - 16:48:48 WIB

Bagikan Berita ini :

66abdulkharis.jpg
Sumber foto : ist
Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari




JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis mengharapkan, Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bisa semakin profesional dalam menjalankan tugas jabatan yang baru.

Bagaimana pun, kata Kharis, diangkatnya Hadi menjadi KSAU merupakan usulan dari Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Sehingga, segala pertimbangannya dapat dipastikan berjalan dengan baik.

"KSAU baru adalah sosok yang baik dan tepat, karena beliau adalah salah satu dari tiga perwira tinggi yang diusulkan Panglima TNI. Usulan Panglima tentunya sudah mempertimbangkan segala sesuatu yang dibutuhkan untuk seorang KSAU," kata Kharis di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (18/1/2017).

Diketahui, Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bertekad menekan kecelakaan penerbangan setelah resmi dilantik.

"Saya sudah memiliki program perencanaan yang transparan sampai dengan pengadaan barang atau alutsista. Dengan demikian maka seluruh kekuatan udara bisa melaksanakan, terbang dengan aman sehingga kita terhindar dari kecelakaan penerbangan, itu yang akan benar benar saya awasi dan saya akan turun ke bawah," katanya usai pelantikan di Istana Negara Jakarta, Rabu (18/1/2017).

Ia menyatakan, akan terus melakukan evaluasi dan menjadikan temuan fakta di lapangan sebagai bahan koreksi supaya kecelakaan penerbangan tidak berulang.

Menurut Hadi, manajemen yang baik, mulai dari pengadaan barang sampai pembinaan, sangat penting dalam upaya menghindari kecelakaan pesawat.

"Kalau kita memiliki manajemen yang baik niscaya kecelakaan pesawat bisa dihindari," tuturnya.

Hadi, yang menjabat sebagai Sekretaris Militer Presiden 2015-2016, juga menyatakan akan meremajakan armada pesawat sesuai rencana strategis.

"Sesuai dengan Renstra 2024 kita akan melakukan satu peremajaan pesawat yakni pesawat F5. Karena pesawat F5 ini sudah satu tahun tidak terbang. Penggantinya itu apa, masih dalam perencanaan," katanya. (plt)

tag: #komisi-i  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca teropongsenayan.com yth.

Polemik Ratna Sarumpaet, dalam waktu sekejap, membuka mata-telinga dan mengejutkan banyak kalangan. Termasuk mata dan telinga para politisi.

Setelah polisi membuktikan kebohongan Ratna, dan yang bersangkutan juga mengaku berbohong, polemik pun semakin kencang. Di sisi lain, beberapa kalangan menengarai polemik kebohongan Ratna berimplikasi terhadap elektabilitas pasangan calon (paslon) peserta Pilpres 2019. Yakni Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut Anda, seperti apa dampak dari implikasi tersebut:

  • 1. Berpengaruh positif terhadap Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2. Berpengaruh positif terhadap Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
  • 3. Tidak berpengaruh terhadap masing-masing paslon
LIHAT HASIL POLING