Lobi TSBerita TSZoom TSRagam TSKita TSNongkrong TSJakarta TSMitra TSGrafis TSTV
Demi Stabilitas Ekonomi, Nasdem Minta Parpol Tak Bikin Gaduh
Oleh Sahlan Ake - ( Jumat, 19 Mei 2017 - 15:13:04 WIB ) di Rubrik TSBerita

Bagikan Berita ini :

79johnnygplate.jpg
Wakil Ketua Fraksi Partai Nasdem Johnny G. Plate
Sumber foto : ist

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Anggota Komisi XI DPR Jhonny G Plate mengingatkan partai politik (parpol) untuk membuat kegaduhan demi menjaga stabilitas ekonomi.

Wakil Ketua Fraksi Nasdem DPR RI tersebut mengajak parpol untuk mengapresiasi pemerintah pusat yang telah menindaklanjuti rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tentang opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dalam LKPP Tahun 2015. Tindak lanjut itu masuk dalam paparan laporan BPK pada sidang paripurna DPR, hari ini, Jumat (19/5/2017).

"Kita apresiasi pemerintah pusat dan kami juga mengimbau kepada pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas ekonomi di Indonesia," kata Jhony di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (19/5/2017).

Dia juga mengharapkan APBNP 2017 dapat lebih baik lagi ke depan. Oleh karenanya dia meminta parpol untuk tidak membuat kegaduhan demi menjaga kondusifitas perekonomian.

"Kami meminta para partai politik untuk menjaga stabilitas makro ekonomi," tandasnya.

Sebelumnya, Ketua BPK Moenahadi Soerja Djanegara dalam pidatonya di rapat paripurna DPR menyebutkan pemerintah telah menindaklanjuti rekomendasi permasalahan yang menjadi pengecualian opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) atas LKPP Tahun 2015.

"Pemerintah telah berhasil menyelesaikan Suspen yaitu perbedaan realisasi Belanja Negara yang dilaporkan Kementerian Lembaga dengan yang dicatat oleh Bendahara Umum Negara (BUN). Hal ini dilakukan dengan membangun single database melalui e-rekon dalam sistem informasi penyusunan LKPP yang lebih baik sehingga tidak ada lagi suspen pada LKPP Tahun 2016," ucap Djanegara.

Ia mengatakan, hasil pemeriksaan atas LKPP didasarkan pada hasil pemeriksaas atas Laporan Kewangan Kementerian Negara Lembaga (LKKL) dan satu Laporan Keuangan BUN. Sebanyak 74 LKKL atau 84% memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

BPK juga memberikan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) pada 8 LKKL (9%) dan opini Tidak Memberikan Pendapat 6 LKKL (7%) opini WDP atas 8 LKKL dan opini TMP atas 6 LKKL tetsebut tidak berpengaruh secara material terhadap LKPP Tahun 2016.(plt)

 


Editor : Redaktur | teropongsenayan.com
tag: #  

Bagikan Berita ini :



Tanggapan Anda atas berita ini?

BeritaLainnya

58Nono-sampono-kiri.jpg
4wakapolri.jpg
81setyanovanto5.JPG
80menpora.jpg
99Syarifudin-Sudding-mulkan.jpg
8Fahri_Hamzah1.jpg