Lobi TSBerita TSZoom TSRagam TSKita TSNongkrong TSJakarta TSMitra TSGrafis TSTV
Sektor Pariwisata Menjanjikan, Jadilah Pengusaha Walau dari Kecil-kecilan
Oleh Bani Saksono - ( Kamis, 10 Agu 2017 - 12:51:03 WIB ) di Rubrik TSMitra

Bagikan Berita ini :

39KEMENKOP-SANUR-VILLAGE-FESTIVAL.jpg
Staf Khusus Menkop dan UKM Hermawan Kartadjaja [kiri] bersama Ketua Bidang Pengemangan Usaha Dekranas Bunga Puspayoga [tengah], istr Menhub Endang Budi Karya dan dan istri Mensesneg Ida Pratikno [kanan] tampak berbincang-bincang usai Pembukaan Britama Sanur Village Festival 2017 di pantai Segara, Sanur, Denpasar, Rabu [9/8/2017] malam.
Sumber foto : kemenkop

DENPASAR (TEROPONGSENAYAN) - Sektor pariwisata sudah mulai bangkit, maka ini saatnya masyarakat juga ikut bangkit, tidak hanya menjadi pekerja saja, tapi jadilah  pengusaha. Walaupun mulai dari kecil-kecilan. Hal itu dilontarkan Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM Hermawan Kartadjaja.

Dia mengatakan, pariwisata merupakan satu-satunya industri yang memerlukan keterlibatan masyarakat atau komunitas. kalau wisatanya maju, sektor UKM juga akan maju.

‘’Misal kita mau beli oleh-oleh di mana, mau home stay di mana. Asal  masyarakatnya sadar mau mengambil peran itu. Kalau ndak tahu, ya gimana,  UKM ndak akan maju-maju,’’ kata Hermawan saat mengikuti pembukaan Britama Sanur Village Festival [BSVF] 2017 di pantai Segara, Sanur, Denpasar, Rabu [9/8/2017] malam.

Menurut Hermawan, BSVF itu merupakan contoh kebangkitan UKM di sektor pariwisata. ‘’Makanya masyarakat jangan hanya cuma kerja di hotel, tapi bukalah homestay, janganlah jadi pemandu wisata, tapi bukalah travel agent kecil-kecilan tapi segmented. Jangan cuma jadi karyawan toko souvenir, tapi coba jadi pengusaha souvenir dengan buka toko sendiri walau kecil-kecilan,’’ kata Hermawan yang juga Presiden Asia Council for Small Business (ACSB).

Sementara itu, Ketua Bidang Manajemen Usaha Dewan Kerajinan Nasional [Dekranas] Bintang Puspayoga mengungkapkan, acara BSVF mampu menyedot partisipasi yang besar dari masyarakat. ‘’Ini luar biasa, seluruh potensi masyarakat di Sanur dan Denpasar dapat terlibat mulai dari kuliner, kerajinan, juga fashion, termasuk melibatkan PKK dan Karang Taruna setempat,'' kata Bintang yang juga istri Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga.

Ini patut dikembangkan di daerah lain. Menurut Bintang, intinya ada sinergitas antara pemerintah daerah dan melibatkan semua unsur usaha di masyarakat.

Destinasi Wisata Terbaik

BSVF 2017 dibuka oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya. ‘’Sanur ini merupakan model terbaik festival pariwisata berbasis komunitas di Indonesia,’’ kata Arief.

Arief mengungkapkan, Bali sendiri merupakan destinasi wisata terbaik di dunia. Bahkan mengungguli London dan Paris. Kendati demikian, di tataran Asean, tingkat pertumbuhan wisata di Indonesia sebesr 23 persen, berada di urutan kedua setelah Vietnam dengan 24 persen. ‘’Semoga tahun ini Indonesia akan jadi destinasi wisata terbaik di Asia,’’ kata Arief lagi.

Dalam BSVF 2017, BRI sendiri mengerahkan sekitar 30 tenant dari 140an tenant yang terlibat dalam festival ini seperti pengusaha kuliner, kerajinan, agen wisata, hotel, agen perjalanan. Festival juga dimeriahkan pentas musik, lomba layang-layang, dan pameran foto bertajuk ‘Bhinneka Tunggal Ika’.  

Itu sebabnya, Kementerian Pariwisata juga mengundang sejumlah daerah untuk mengikuti Sanur Village Festival 2017 ini. Contohnya, Pemerintah Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, juga membuka stand. Bulan depan, Pandeglang akan menyelenggarakan Festival Tanjung Lesung. 

"Saya selalu mengirim para pemangku kepentingan dari daerah lain untuk belajar ke Sanur tentang membangun pariwisata berbasis komunitas. Sanur menjadi inspirasi percontohan bagi destinasi wisata daerah lain," ujar Arief.

Sedangkan, menurut IB Gede Sidharta Putra, ketua panitia BSVF 2017, jumlah partisipasi komunitas jauh meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya. BSVF tahun ini merupakan acara tahunan yang ke-12. Diadakan selama lima hari dari 9-13 Agustus 2017. Dia berharap omzet penjualan kegiatan bertaraf internasional ini kembali meningkat dari tahun sebelumnya sebesar Rp 16 miliar. [b]


Editor : Redaktur | teropongsenayan.com

Bagikan Berita ini :



Tanggapan Anda atas berita ini?

BeritaLainnya

62IMG-20170820-WA0001.jpg
30lpdb-kumkm.jpg
82EMILIA-SUHAEMI-1.jpg
77puspayoga-menkop-hgsmart.jpg
10IMG_20170817_202759.jpg
6920170817_125209.jpg