Lobi TSBerita TSZoom TSRagam TSKita TSNongkrong TSJakarta TSMitra TSGrafis TSTV
Top, Bloomberg Sebut Khofifah Tokoh Perempuan Berpengaruh
Oleh M Anwar - ( Sabtu, 12 Agu 2017 - 17:57:44 WIB ) di Rubrik TSBerita

Bagikan Berita ini :

25unnamed (19).jpg
Khofifah Indar Parawansa
Sumber foto : Istimewa

TSPol

Apakah yang Anda harapkan terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno yang baru dilantik?
Melanjutkan program Gubernur-Wakil Gubernur sebelumnya (termasuk reklamasi teluk Jakarta)
Menjalankan program 100 hari pertama sebagai Gubernur-Wakil Gubernur
Menjalankan komunikasi dan interaksi intetsif dengan warga ibukota

Lihat Hasil Poling

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Media massa asal Amerika Serikat Bloomberg menyebut Khofifah Indar Parawansa sebagai salah satu tokoh berpengaruh di Pemerintahan Presiden Joko Widodo-Wapres Jusuf Kalla. Khofifah juga dianggap sebagai simbol kesuksesan perempuan di kancah politik nasional.

Pujian tersebut disampaikan Bloomberg lewat artikel yang diturunkan akhir Juli lalu berjudul "Worlds Biggest Muslim Country Puts More Women Into Senior Roles" seperti tercantum dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (12/8/2017).

Khofifah yang kini menjabat sebagai Menteri Sosial di Kabinet Kerja dinilai berperan penting dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan sosial di Indonesia.

"Parawansa, merupakan salah satu contoh wanita menteri di negara Muslim terbesar di dunia. Ini merupakan contoh kesuksesan sebuah negara dalam memecahkan streotip gender dan agama," kata artikel yang ditulis reporter Rieka Rahadiana, Molly Dai, dan Karl Lester M Yap itu.

Bloomberg juga menceritakan sedikit perjalanan Khofifah yang dinilai cukup berani mengambil risiko. Saat Soeharto masih berkuasa, Khofifah yang masih berusia 32 tahun membacakan pidato yang sangat kontroversial dihadapan parlemen yang membuat kaget banyak pihak.

Khofifah melontarkan kritik tajam terhadap pemerintahan Orde Baru dan pandangan-pandangannya tentang demokratisasi di depan sidang. Keberanian Khofifah tersebut membuat karirnya di bidang politik kian melejit.

"Pidato tersebut cukup kontroversial sehingga suaminya khawatir akan keselamatannya," tulis kembali Bloomberg.

Menurut Khofifah, seperti yang dikutip dari Bloomberg, bahwa kesempatan bagi perempuan di semua bidang atau lini kehidupan seharusnya tidak ditunggu melainkan dikejar. Mengingat saat ini Perempuan dan Laki-laki sekarang relatif memiliki kemampuan dan kesempatan yang sama.

Selain Khofifah, perempuan lain yang menempati jabatan strategis di pemerintahan Jokowi-JK yakni Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Bloomberg merilis data dari Inter-Parliamantary Union, dimana Indonesia merupakan negara paling tinggi rasio perempuan yang menjabat sebagai menteri dari 10 negara yang memiliki populasi besar.

Indonesia memperoleh angka rasio 26 persen, mengalahkan India (18 persen) dan Jepang (16 persen) dan negara berpenduduk terbesar di dunia, China (delapan persen).(dia/dpr)


Editor : Redaktur | teropongsenayan.com
tag: #  

Bagikan Berita ini :



Tanggapan Anda atas berita ini?

BeritaLainnya

60rotn.jpg
32batubata.jpg
64jokowijk.jpg
79Tjahjo.jpg
12Partai-Komunis-Cina.jpg
33Zulkifli-Hasan-Gus-Sholah.jpg