Pansus Angket KPK Ingin Konsultasi dengan Jokowi
Oleh Sahlan Ake pada hari Rabu, 13 Sep 2017 - 12:28:33 WIB

Bagikan Berita ini :

26jokowisenyum.jpeg
Sumber foto : ist
Presiden Joko Widodo (Jokowi)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Wakil Ketua Pansus Angket KPK Taufikqulhadi menyatakan, pansus ingin berkonsultasi dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Guna merealisasikan hal itu, dia meminta pimpinan DPR untuk bersurat kepada Presiden.

Konsultasi dipandang perlu karena berkaitan dengan tanggapan Presiden Jokowi mengenai kinerja KPK.

"Konsultasi tersebut dalam konteks hubungan antar lembaga, apa tujuan pansus dan apa yang telah dilakukan pansus selama ini. Dalam konsultasi tersebut kita berharap dapat mengoomunikasikan hal-hal yang belum sampai ke Presiden," kata Taufiqulhadi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (14/9/2017).

Di samping konsultasi dengan Presiden, pansus juga meminta pimpinan dewan untuk memperpanjang masa kerja. Sebab, ada beberapa hal yang belum tuntas di Pansus dan perlu pendalaman kembali.

"Maka, kami pimpinan kemungkinan akan meminta seluruh anggota untuk bersedia diperpanjang masa kerja pansus. Perpanjangan tersebut karena beberapa faktor, pertama kami belum bisa mengambil kesimpulan apabila belum bertemu pimpinan KPK," katanya.

Kesimpulan sepihak itu, menurut dia, tidak adil.

"Untuk kami tidak adil, maka itu perlu dikonfirmasikan. Apabila telah terkonfirmasikan maka kami bisa mengambil kesimpulan, kesimpulan itu akan kami bawa dalam rapat paripurna setelah tanggal 28," kata Taufiqulhadi.

Ia juga mengklaim bahwa usulan perpanjang Pansus sudah disetuji oleh seluruh pimpinan Pansus. Namun, belum dibicarakan di tingkat seluruh perwakilan fraksi di Pansus.

"Belum ada, tetapi di antara pimpinan sudah," tandasnya.

Sesuai skedul, masa kerja pansus akan berakhir pada 28 Oktober mendatang. (plt)

tag: #hak-angket-kpk  #jokowi  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Tidak ada Poling untuk saat ini