Arief Poyuono: KPK Jangan Ragu Periksa Paksa Novanto
Oleh Mandra Pradipta pada hari Kamis, 14 Sep 2017 - 14:54:44 WIB

Bagikan Berita ini :

18Arief-Poyuono-.jpg
Sumber foto : Istimewa
Arief Poyuono

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Waketum Gerindra Arief Poyouno meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 'tancap gas' untuk memeriksa Ketua DPR Setya Novanto dalam kasus e-KTP.

"KPK jangan ragu untuk memeriksa paksa Novanto yang katanya sakit," kata Arief saat dihubungi di Jakarta, Kamis (14/9/2017).

Sebab, lanjut Arief, kasus mantan Dubes Malaysia Rusdiharjo yang tersangkut korupsi dulu ditangkap dan diperiksa dalam keadaan sakit dan dijemput paksa.

"Karena itu KPK juga harus cepat saja memeriksa dan menahan Novanto," tukasnya.

Setya Novanto, tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek e-KTP pada 2011-2012 di Kementerian Dalam Negeri tidak memenuhi panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi pada Senin (11/9/2017) lalu karena sakit.

Novanto dikabarkan dirawat di RS Siloam Semanggi, Jakarta lantaran gula darahnya naik.(yn)

tag: #korupsi-ektp  #setya-novanto  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca teropongsenayan.com yth.

Polemik Ratna Sarumpaet, dalam waktu sekejap, membuka mata-telinga dan mengejutkan banyak kalangan. Termasuk mata dan telinga para politisi.

Setelah polisi membuktikan kebohongan Ratna, dan yang bersangkutan juga mengaku berbohong, polemik pun semakin kencang. Di sisi lain, beberapa kalangan menengarai polemik kebohongan Ratna berimplikasi terhadap elektabilitas pasangan calon (paslon) peserta Pilpres 2019. Yakni Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut Anda, seperti apa dampak dari implikasi tersebut:

  • 1. Berpengaruh positif terhadap Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2. Berpengaruh positif terhadap Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
  • 3. Tidak berpengaruh terhadap masing-masing paslon
LIHAT HASIL POLING