Surati KPK, Doli: Novanto Harus Segera Ditahan
Oleh Sahlan pada hari Minggu, 17 Sep 2017 - 12:50:20 WIB

Bagikan Berita ini :

64Setya-Novanto.jpg
Sumber foto : Istimewa
Setya Novanto menyerahkan secara simbolik satu ekor sapi kepada salah seorang warga di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Jumat (1/9/2017)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Koordinator Generasi Muda Partai Golkar (GMPG) Ahmad Doli Kurnia mengkritik langkah Ketua DPR Setya Novanto menyurati KPK.

Novanto meminta KPK agar menunda pemeriksaannya hingga proses praperadilan yang diajukan dirinya selesai.

"Tindakan itu bukan saja tidak menghargai hukum, namun sudah masuk kategori ‘mempermainkan’ hukum. Selama ini mungkin SN (Setya Novanto) sudah merasa terbiasa bahwa hukum di Indonesia ini semua bisa diatur dan direkayasa," kata Doli saat dihubungi, Minggu (17/9/2017).

Langkah yang dilakukan Novanto, ujar Doli, seperti sebuah kebiasaan yang saat ini sedang dilembagakan menjadi budaya atau kebiasaan institusi. Publik, terangnya, diajarkan bagaimana hukum bisa dikangkangi. 

"Yang saya heran, kenapa dari 560 anggota dewan yang terhormat tidak ada satu orang pun yang bersuara, semua seakan diam bahkan terkesan setuju, berada di belakang, dan mendukung sikap dan tindakan SN yang selama ini menurunkan citra institusi DPR itu," katanya.

Doli juga menilai apa yang dilakukan Wakil Ketua DPR Fadli Zon yang meneken surat tersebut sebagai bentuk mengintervensi KPK.

"Itu jelas bentuk intervensi terhadap proses hukum. Kami bersama rekan-rekan di Gerakan Muda Partai Golkar juga berencana akan mengirim surat ke KPK dan menitipkannya melalui Fadli Zon, agar Novanto ditahan," sindirnya.(yn)

tag: #korupsi-ektp  #kpk  #setya-novanto  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca TeropongSenayan Yth

Dua pasangan calon (paslon) Pilpres 2019 telah mendaftar ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI di Jakarta, Jumat (10/8/2018). Kedua paslon itu adalah Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Jokowi-Maruf didukung oleh sembilan partai. Yakni PDIP, Partai Golkar, Nasdem, Hanura, PPP, PKB, PSI,Perindo, dan PKPI. Sedangkan Prabowo-Sandiaga didukung oleh empat partai. Yakni Partai Gerindra, PAN, PKS, dan Demokrat.

Dua cawapres, yakni Maruf Amin dan Sandiaga Uno disebut-sebut turut menentukan kemenangan sang capres pada 2019 nanti. Tentu, baik Maruf maupun Sandiaga memiliki kelebihan masing-masing, yang akan diekplorasi habis-habisan guna menarik simpati pemilih.

Nah, jika pilpres dilaksanakan hari ini, siapa yang akan Anda pilih:

  • 1.Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2.Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
LIHAT HASIL POLING