Lobi TSBerita TSZoom TSRagam TSKita TSNongkrong TSJakarta TSMitra TSGrafis TSTV
Setnov Angkat Dua Pensiunan Jenderal untuk Amankan Posisi
Oleh M Anwar - ( Kamis, 12 Okt 2017 - 16:22:28 WIB ) di Rubrik TSBerita

Bagikan Berita ini :

29Setnov.jpg
Ketua DPR Setya Novanto
Sumber foto : Dok Istimewa

TSPol

Apakah yang Anda harapkan terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno yang baru dilantik?
Melanjutkan program Gubernur-Wakil Gubernur sebelumnya (termasuk reklamasi teluk Jakarta)
Menjalankan program 100 hari pertama sebagai Gubernur-Wakil Gubernur
Menjalankan komunikasi dan interaksi intetsif dengan warga ibukota

Lihat Hasil Poling

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Pengamat Politik Universitas Negeri Jakarta Ubedilah Badrun menilai masuknya dua pensiunan jenderal bintang tiga ke dalam jajaran kepengurusan DPP Golkar memang disengaja untuk memperkuat posisi Setya Novanto di internal parpol berlambang pohon beringin itu.

"Setya Novanto sengaja memasukkan beberapa jenderal itu sebagai salah satu cara untuk memperkuatkan posisinya di internal Golkar," kata dia Kamis (12/10) seperti dilansir Republika.

Ubedilah juga mengungkapkan, keberadaan dua jenderal tersebut akan memudahkan akses Setnov ke para petinggi militer. Selain itu, juga akan menimbulkan kesan Setnov punya 'bekingan' jenderal. Kesan ini membuat posisinya makin kuat di internal Golkar karena Setnov akan mendapat perlindungan jika ada pihak yang mengganggu.

"Jadi punya daya tahan dari posisi yang melemahkan Setya Novanto, seolah dia dibeking oleh jenderal yang punya kekuatan besar bahkan di hadapan penegak hukum," kata dia.

Dari hasil revitalisasi kepengurusan dalam rapat pleno DPP Golkar Rabu (11/10) kemarin, ada dua nama jenderal bintang tiga yang masuk kepengurusan DPP. Mereka Letjen (Purn) TNI Eko Wiratmoko dan Komisaris Jenderal (Purn) Polisi Anang Iskandar.

Eko menjabat Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan menggantikan Yorrys Raweyai dan Anang menjabat Ketua Badan Litbang Partai Golkar. Anang sendiri pernah menjabat sebagai kepala Bareskrim Polri dan kepala Badan Narkotika Nasional.

Sebelum dua nama itu, Golkar juga telah memasukkan seorang purnawirawan jenderal bintang tiga ke dalam kepengurusan periode 2016-2019, yaitu Letjen TNI (Purn) Haji Lodewijk Freidrich Paulus. Lodewijk menjabat Koordinator Bidang Kajian Strategis dan pengembangan SDM. (aim)


Editor : Redaktur | teropongsenayan.com
tag: #  

Bagikan Berita ini :



Tanggapan Anda atas berita ini?

BeritaLainnya

35taufik-takur.jpg
78Jokowi-Din-Syamsuddin.jpg
80sumarsono.jpg
7Fadholi-MPR.jpg
62474-wakil_ketua_fraksi_partai_gerindra_dprd_dki_jakarta_prabowo_soenirman_dokjakrev-718x452.jpg
32459052_620.jpg