Polisi Tetapkan 11 Tersangka Penyerbuan Kantor Kemendagri
Oleh Ferdiansyah pada hari Kamis, 12 Okt 2017 - 19:41:47 WIB

Bagikan Berita ini :

7argo.jpg
Sumber foto : ist
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Penyidik Polda Metro Jaya menetapkan 11 tersangka penyerbuan dan perusakan Gedung Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.

"11 orang kita naikkan statusnya menjadi tersangka sesuai dengan peran dan saksi dari temannya," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono, di Jakarta, Kamis (12/10/2017).

Argo mengungkapkan para tersangka itu termasuk pemimpin pendemo dari Barisan Merah Putih Papua Wati Martha Kogoya, sedangkan empat orang lainnya masih sebagai saksi.

Argo mengatakan para saksi menyampaikan para tersangka telah melakukan penganiayaan dan pengrusakan terhadap fasilitas umum di Gedung Kemendagri RI.

Argo menuturkan para pendemo itu bertindak secara spontan dan telah menempati Gedung Kemendagri RI sejak dua bulan lalu.

Polisi perwira menengah itu menyebutkan pengunjuk rasa meminta kepastian dari Kemendagri RI tentang perbedaan pendapat soal sengketa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada salah satu kabupaten di Provinsi Papua.

Sebelumnya, Barisan Merah Putih Papua pimpinan Wati Martha Kogoya mengawasi dan melakukan sweeping terhadap tamu asal Papua, mereka dilarang masuk ke Kemendagri RI pada Rabu (11/10).

Selanjutnya, massa Spontanitas Negeri Masyarakat Yapen, Intan Jaya dan Tolikara Papua pimpinan Absalom Manianj mendatangi Kemendagri bertujuan menyikapi putusan sidang Mahkamah Konstitusi (MK).

Putusan MK itu terkait PHP Kabupaten Intan Jaya Provinsi Papua yang meminta pembentukan Tim Investigasi kasus Pilkada 2017 pada lima kabupaten.

Massa diduga tidak sabar menunggu pejabat Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri yang hendak menemui untuk menyampaikan aspirasinya.

Kemudian massa beranjak keluar gedung pertemuan seraya berteriak "Menteri harus turun sekarang juga".

Sekitar 30 pengunjuk rasa masuk ke pintu depan selanjutnya menganiaya sejumlah orang dan merusak fasilitas umum.

Tercatat 10 orang petugas mengalami luka akibat penganiayaan dan kerusakan seperti pot bunga, kaca pintu Gedung F Kemendagri, kaca di atas pintu Gedung B, kendaraan dinas pejabat Kemendari nomor polisi B-1081-RFW dan kaca belakang mobil D-1704-ACZ. (plt/ant)

tag: #  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca TeropongSenayan Yth

Dua pasangan calon (paslon) Pilpres 2019 telah mendaftar ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI di Jakarta, Jumat (10/8/2018). Kedua paslon itu adalah Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Jokowi-Maruf didukung oleh sembilan partai. Yakni PDIP, Partai Golkar, Nasdem, Hanura, PPP, PKB, PSI,Perindo, dan PKPI. Sedangkan Prabowo-Sandiaga didukung oleh empat partai. Yakni Partai Gerindra, PAN, PKS, dan Demokrat.

Dua cawapres, yakni Maruf Amin dan Sandiaga Uno disebut-sebut turut menentukan kemenangan sang capres pada 2019 nanti. Tentu, baik Maruf maupun Sandiaga memiliki kelebihan masing-masing, yang akan diekplorasi habis-habisan guna menarik simpati pemilih.

Nah, jika pilpres dilaksanakan hari ini, siapa yang akan Anda pilih:

  • 1.Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2.Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
LIHAT HASIL POLING
TSTRENDING