Pakar Ekonomi Minta Lakukan Ini Di Sisa Waktu 2 Tahun Jokowi
Oleh M Anwar pada hari Senin, 23 Okt 2017 - 16:50:44 WIB

Bagikan Berita ini :

95IxIBaP5QTD.jpg
Sumber foto : Dok Istimewa
Pakar Ekonomi Firmanzah

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Pakar ekonomi Firmanzah meminta kepada Presiden Jokowi dan Wakil Presdien Jusuf Kalla untuk segera memperkuat program BMM satu harga di seluruh Indonesia termasuk membantuk rakyat di kawasan 3T, pengucuran KUR, dan sertifikasi lahan terutama kepada para petani agar dapat memiliki akses pendanaan ke perbankan.

Menurutnya, sinkronisasi program pengentasan kemiskinan juga perlu dilakukan baik di perkotaan maupun pedesaan.

"Sekarang ini program pengentasan kemiskinan masih sporadis. Masing-masing kementerian membuat program sendiri. Perlu ada harmonisasi program, sehingga alokasi resources lebih tepat sasaran dan lebih berdampak," kata Firmanzah dalam keterangannya, Jakarta, Senin (23/10/2017).

Menurutnya, swasta juga perlu dilibatkan lebih luas lagi terutama dalam pembangunan infrastruktur. "Sektor swasta di daerah jangan hanya jadi penonton pembangunan infrastruktur di daerahnya. Keterlibatan swasta di daerah ini juga bakal menciptakan lapangan pekerjaan baru yang pada akhirnya meningkatkan daya beli," ujarnya. (aim)

 

tag: #  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca teropongsenayan.com yth.

Polemik Ratna Sarumpaet, dalam waktu sekejap, membuka mata-telinga dan mengejutkan banyak kalangan. Termasuk mata dan telinga para politisi.

Setelah polisi membuktikan kebohongan Ratna, dan yang bersangkutan juga mengaku berbohong, polemik pun semakin kencang. Di sisi lain, beberapa kalangan menengarai polemik kebohongan Ratna berimplikasi terhadap elektabilitas pasangan calon (paslon) peserta Pilpres 2019. Yakni Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut Anda, seperti apa dampak dari implikasi tersebut:

  • 1. Berpengaruh positif terhadap Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2. Berpengaruh positif terhadap Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
  • 3. Tidak berpengaruh terhadap masing-masing paslon
LIHAT HASIL POLING