Nasib Perppu Ormas Ditentukan Besok
Oleh Sahlan pada hari Senin, 23 Okt 2017 - 20:26:46 WIB

Bagikan Berita ini :

90TJAHJO_KUMOLO_ts2.jpg
Sumber foto : Dok/TeropongSenayan
Tjahjo Kumolo

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Pembahasan Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Ormas di Komisi II telah selesai. Tahap selanjutknya akan dibawa ke Paripurna DPR, Selasa (24/10/2017) besok.

"Dibawa ke paripurna, bahwa ada perbedaan pendapat masih ada perbedaan pendapat kita selesaikan di Paripurna saja," kata Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo usai rapat dengan Komisi II DPR RI, Senin (23/10/2017).

Tiga fraksi yakni Gerindra, PAN, dan PKS tetap menolak Perppu Ormas menjadi UU. Tjahjo mengatakan, penyelesaian soal adanya penolakan akan diselesaikan di Paripurna nanti.

"Iya itukan nanti keputusannya di paripurna tapi setuju dibawa ke paripurna maksudnya ini kan pembicaraan tingkat 1 kan setuju di paripurna," katanya.

Pihak pemerintah, kata dia, akan tetap melakukan pendekatan dengan tiga fraksi yang menolak sebelum sampai ke Paripurna.

"Kita adakan pendekatan-pendekatanlah kan sudah disampaikan tadi ada masukan-masukan, pemerintah tidak absolut kalau memang besok diterima ada beberapa catatan teman-teman nanti kita bahas bersama. Setuju ada revisi nanti kita liat seperti apa saja," tandasnya.

Sementara Ketua Komisi II DPR Zainudin Amali masih berharap penyelesaian Perppu Ormas dapat dilakukan secara musyawarah mufakat.

"Saya masih berharap untuk kita bisa ambil keputusan dengan musyawarah mufakat. Kalaupun tidak maka terpaksa kita harus lakukan pemunggutan suara," katanya.

Diketahui, tujuh fraksi, Golkar, PKB, PDIP, PPP, NasDem, Demokrat dan Partai Hanura menyepakati agar Perppu tersebut menjadi UU.

Sementara, Fraksi PKS, PAN, dan Gerindra tetap keukeuh menolak Perppu Ormas dijadikan UU.(yn)

tag: #ormas  #ormas-islam  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca teropongsenayan.com yth.

Polemik Ratna Sarumpaet, dalam waktu sekejap, membuka mata-telinga dan mengejutkan banyak kalangan. Termasuk mata dan telinga para politisi.

Setelah polisi membuktikan kebohongan Ratna, dan yang bersangkutan juga mengaku berbohong, polemik pun semakin kencang. Di sisi lain, beberapa kalangan menengarai polemik kebohongan Ratna berimplikasi terhadap elektabilitas pasangan calon (paslon) peserta Pilpres 2019. Yakni Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut Anda, seperti apa dampak dari implikasi tersebut:

  • 1. Berpengaruh positif terhadap Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2. Berpengaruh positif terhadap Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
  • 3. Tidak berpengaruh terhadap masing-masing paslon
LIHAT HASIL POLING