Jokowi Tunjuk Din Syamsuddin Jadi Utusan Khusus Presiden
Oleh M Anwar pada hari Senin, 23 Okt 2017 - 21:46:36 WIB

Bagikan Berita ini :

78Jokowi-Din-Syamsuddin.jpg
Sumber foto : Istimewa
Presiden Joko Widodo didampingi Mensesneg Pratikno saat mengumumkan pengangkatan Din Syamsuddin sebagai utusan khusus presiden di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (23/10/2017)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Presiden Joko Widodo menunjuk Dewan Pertimbangan MUI Siradjudin (Din) Syamsuddin sebagai utusan khusus presiden untuk dialog dan kerja sama antaragama dan peradaban.

“Saya beri tugas mengembangkan dialog dan kerja sama antaragama baik dalam negeri dan luar negeri,” kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (23/10/2017).

Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Jokowi di hadapan Din dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Jokowi menjelaskan, penunjukkan ini dilakukan sebab Din selama ini telah mempromosikan kerukunan beragama di Indonesia kepada dunia selaku Presiden Konferensi Asia dan Dunia untuk Perdamaian dan Agama.

Mantan Gubernur DKI ini menyebut, penunjukan tersebut awalnya tak langsung diterima Din. Penunjukan baru diterima dua pekan setelah ditawarkan.

“Tidak mencari lagi sudah ada fondasi kuat. Sudah jelas dan konkret meski awalnya beliau ragu, saya sampaikan ini untuk kepentingan negara dan bangsa,” kata Jokowi.

Ia mengatakan, target kerja Din terutama di dalam negeri harus mampu menjaga kerukunan antarumat beragama. Sementara itu, Indonesia juga harus lebih berperan aktif menjaga perdamaian di luar negeri.

Sejumlah persoalan di luar negeri yang menjadi sorotan di antaranya konflik di Afghanistan, Palestina, hingga permasalahan etnis Rohingya di perbatasan Myanmar dan Bangladesh.

Din sementara itu menyatakan, “ini perjuangan yang sesuai konstitusi. Saya berniat menjalankan ini sebagai pengabdian bangsa dan negara," ucapnya.(yn)

tag: #jokowi  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca teropongsenayan.com yth.

Polemik Ratna Sarumpaet, dalam waktu sekejap, membuka mata-telinga dan mengejutkan banyak kalangan. Termasuk mata dan telinga para politisi.

Setelah polisi membuktikan kebohongan Ratna, dan yang bersangkutan juga mengaku berbohong, polemik pun semakin kencang. Di sisi lain, beberapa kalangan menengarai polemik kebohongan Ratna berimplikasi terhadap elektabilitas pasangan calon (paslon) peserta Pilpres 2019. Yakni Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut Anda, seperti apa dampak dari implikasi tersebut:

  • 1. Berpengaruh positif terhadap Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2. Berpengaruh positif terhadap Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
  • 3. Tidak berpengaruh terhadap masing-masing paslon
LIHAT HASIL POLING