Target 3 Besar di Pemilu 2019, Romy Minta Kader PPP Kerja Cerdas dan Ikhlas
Oleh Sahlan pada hari Kamis, 07 Des 2017 - 17:48:20 WIB

Bagikan Berita ini :

25Romy-PPP-Jambi.jpg
Sumber foto : Sahlan/TeropongSenayan
Romahurmuziy membuka Rapat Kerja Wilayah dan Pelantikan Pengurus DPW PPP Provinsi Jambi di Jambi, Kamis (7/12/2017)

JAMBI (TEROPONGSENAYAN)--Partai Persatuan Pembangunan (PPP) diyakini masih memiliki sisa-sisa kejayaannya. Bahkan, jika semua kader mau bekerja keras, bekerja cerdas dan bekerja ikhlas, maka PPP akan masuk tiga besar di Pemilu 2019. Ihwal tersebut diungkapkan Ketua Umum PPP Romahurmuziy saat membuka Rapat Kerja Wilayah dan Pelantikan Pengurus DPW PPP Provinsi Jambi di Jambi, Kamis (7/12/2017).

"Sebab, tidak ada satupun parpol yang berkelebihan uang Kalapun dalam parpol tersebut ada satu dua orang kader yang diberi rejeki lebih, itu wajar saja," kata politikus yang akrab disapa Romy itu.

Oleh karena itu, dia mengajak seluruh kader untuk mulai berkampanye dengan biaya murah dengan menggunakan media sosial. Selain lebih murah, sangat banyak penduduk Indonesia yang sudah menggunakan berbagai telepon pintar.

"Jadi, kader PPP jangan gunakan alat cangih hanya untuk menelepon dan mengirim pesan pendek saja. Untuk apa kader memiliki telepon genggam canggih, kalau tidak bisa menggunakannya," ujar Romi.

Menurutnya, bekerja keras saja tidak akan cukup untuk memenangkan pemilu. Sebab, semua parpol juga pasti bekerja keras.

"Penggunaan medsos sangat efektif karena saat ini rakyat sudah jarang menonton televisi, melainkan telepon pintarnya. Sehingga, kader dapat memanfaatkan kecanggihannya untuk memenangkan pemilu," katanya.

Selain itu, sebagai parpol Islam, sudah sepantasnya PPP selalu mengutamakan kaum yang lemah dan terpinggirkan. Sehingga, sangat tidak pantas bila ada kader PPP yang bergabung dengan partai untuk mencari kekayaan.

"Dibutuhkan keikhlasan untuk membesarkan partai. Antara lain, ikhlas membiayai kebutuhan partai. Jika ini semua dijalankan, maka saya yakin PPP akan masuk sebagai tiga besar pemenang pemilu," tukasnya.

Dalam kesempatan itu dia juga mengingatkan kelompok orang yang menginginkan berdirinya khilafah Islamiyah di Indonesia. Demikian pula sekelompok orang yang menginginkan seluruh dunia berada dalam satu kekhalifahan.

"Segeralah berdamai dengan realitas. Sebab, Islam tidak mengajarkan umatnya untuk membentuk negara Islam," tukasnya.(yn)

tag: #ppp  #romi  #wakilrakyat  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca TeropongSenayan Yth

Dua pasangan calon (paslon) Pilpres 2019 telah mendaftar ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI di Jakarta, Jumat (10/8/2018). Kedua paslon itu adalah Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Jokowi-Maruf didukung oleh sembilan partai. Yakni PDIP, Partai Golkar, Nasdem, Hanura, PPP, PKB, PSI,Perindo, dan PKPI. Sedangkan Prabowo-Sandiaga didukung oleh empat partai. Yakni Partai Gerindra, PAN, PKS, dan Demokrat.

Dua cawapres, yakni Maruf Amin dan Sandiaga Uno disebut-sebut turut menentukan kemenangan sang capres pada 2019 nanti. Tentu, baik Maruf maupun Sandiaga memiliki kelebihan masing-masing, yang akan diekplorasi habis-habisan guna menarik simpati pemilih.

Nah, jika pilpres dilaksanakan hari ini, siapa yang akan Anda pilih:

  • 1.Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2.Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
LIHAT HASIL POLING