Ambisi Azwar Anas Dihentikan Pokang
Oleh Djoko Edhi Abdurrahman (Anggota Komisi Hukum DPR 2004-09, Wasek LPBH PBNU) pada hari Jumat, 05 Jan 2018 - 19:44:07 WIB

Bagikan Berita ini :

49SAVE_20160822_125409.jpg
Sumber foto : Ilustrasi oleh Kuat Santoso
Djoko Edhi Abdurrahman (Anggota Komisi Hukum DPR 2004-09, Wasek LPBH PBNU)

Azwar Anas diteror pokang. Tadi saya lihat pokang itu beredar di sosmed. Pokang adalah paha, bahasa Madura. 

Tapi untunglah, pokang ketahuan sekarang. Kalau ketahuan nanti, bisa malah diciduk KPK. Nangis bombai.

Isteri Anas cantik banget. Saya kenal di Mesir ketika Anas minta duit, saya kasih 500 USD. Dolar itu bukan uang saya, melainkan wakaf dari Aksa Mahmud. Totalnya 3.000 USD, saya bawa Noorca Massardi. Jadi saya tidak pakai duit dari DPR ketika pulang. Sisanya saya kasih ke Anas. Kasihan. Tak punya duit bawa bini segala. 

Soal pokang, jelas lebih indah pokang isterinya. Berkulit terang, saya kira cukup untuk disetiai. Ternyata tak cukup.

Ke depan, ada baiknya persyaratan untuk menjadi pejabat publik harus ditambah, “terbukti telah taubatan nasuha”. Minimal syarat kebal kepada pokang, dan KPK, Semacam serum. 

Jika tidak, lepas dari teror pokang, kena OTT, dan lebih buruk wabah sabu-sabu (meth).(*)

tag: #  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING
Pembaca Teropong Senayan, Yth Perhelatan Pilkada Serentak 2018 sudah usai. Hasil hitung cepat (quick count) lembaga survei telah terpublikasi secara masif. Dari publikasi ini, para pemilih pun mengerti menang atau kalahkah kandidat yang mereka pilih. Pada saat bersamaan, para kandidat capres/cawapres dan partai pendukung ditengarai juga mulai mengatur strategi menyikapi hasil pilkada. Tentu, strategi ini hendak menempatkan hasil pilkada sebagai acuan meraih kemenangan pada Pilpres 2019. Menurut Anda, siapa capres yang diuntungkan oleh hasil Pilkada 2018 :
  • Joko Widodo
  • Prabowo Subianto
  • Calon Alternatif Poros Ketiga
LIHAT HASIL POLING