Mana yang Lebih Sehat, Air Kelapa atau Isotonik Buatan?
Oleh M Anwar pada hari Jumat, 12 Jan 2018 - 12:10:00 WIB

Bagikan Berita ini :

27024267400_1487356683-Banners_Air_Kelapa__Minuman_Isotonik_Alami.jpg
Sumber foto : dok istimewa
Ilustrasi: air kelapa.

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Sekarang ini makin banyak minuman kemasan yang diklaim terbuat dari air kelapa asli. Air kelapa sering disebut sebagai minuman olahraga atau isotonik alami. Untuk mendapatkannya pun tak perlu sampai mencari ke toko khusus kesehatan.

Lalu, manakah yang lebih baik dibawa saat berolahraga, air kelapa atau minuman olahraga buatan pabrik? Lebih baik pelajari dulu perbandingan berikut.

Bila dibanding minuman olahraga buatan, air kelapa lebih sedikit mengandung sodium. Setiap 8 ons air kelapa hanya mengandung 30 miligram sodium sedangkan minuman buatan 110 miligram.

Dari jumlah yang sama, air kelapa mengandung 470 miligram potasium sedangkan minuman buatan hanya 30 miligram. Sebagai perbandingan, dalam satu buah pisang ukuran sedang mengandung 422 miligram potasium.

Potasium sangat baik untuk mengatasi dehidrasi, karena seperti sodium, magnesium, dan kalsium, larutan elektrolit membantu menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Potasium juga baik untuk melancarkan kontraksi otot dan mencegah kram.

Air kelapa juga mengandung gula alami, dan itu yang tidak ada dalam minuman kesehatan buatan. Hanya saja, karena rendahnya kandungan sodium, air kelapa hanya bagus untuk olahraga ringan dan dilakukan kurang dari satu jam. Jika melakukan olahraga berat, lama, serta banyak berkeringat, tubuh sangat membutuhkan sodium untuk menggantikan sodium yang terbuang.

Dalam satu liter keringat terdapat 1.300 miligram sodium sehingga minuman kesehatan buatan dinilai lebih unggul dan cocok untuk ditenggak setelah aktivitas berat. (aim)

tag: #kesehatan  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca teropongsenayan.com yth.

Polemik Ratna Sarumpaet, dalam waktu sekejap, membuka mata-telinga dan mengejutkan banyak kalangan. Termasuk mata dan telinga para politisi.

Setelah polisi membuktikan kebohongan Ratna, dan yang bersangkutan juga mengaku berbohong, polemik pun semakin kencang. Di sisi lain, beberapa kalangan menengarai polemik kebohongan Ratna berimplikasi terhadap elektabilitas pasangan calon (paslon) peserta Pilpres 2019. Yakni Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut Anda, seperti apa dampak dari implikasi tersebut:

  • 1. Berpengaruh positif terhadap Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2. Berpengaruh positif terhadap Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
  • 3. Tidak berpengaruh terhadap masing-masing paslon
LIHAT HASIL POLING