Koalisi Gerindra-PKS Yakin Menang Hadapi Pilkada Kota Bekasi
Oleh Ferdiansyah pada hari Jumat, 12 Jan 2018 - 05:15:38 WIB

Bagikan Berita ini :

71gerindra.jpg
Sumber foto : Istimewa
Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)-Partai Keadilan Sejahtera (PKS)

BEKASI (TEROPONGSENAYAN) - Koalisi Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)-Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan menghadapi delapan partai koalisi pengusung bakal calon petahana dalam Pilkada Kota Bekasi 2018.

"Kami dari koalisi PKS-Gerindra di Kota Bekasi menghirup aroma kemenangan (Pilkada) sejak kemarin sore, Rabu (10/9)," kata Ketua DPD PKS Kota Bekasi, Heri Koswara di Bekasi, Kamis (11/1/2018).

Menurut dia, optimisme kemenangan itu mulai dirasakan pihaknya menyusul sejumlah partai politik yang kini bergabung di dalam koalisi bersama pengusung Rahmat Effendi-Tri Adhiyanto terkesan kesulitan mencari figur internal partai yang tepat untuk diusung dalam Pilkada.

"Ketika parpol lain kesulitan mencari figur yang bakal calon, kami di Gerindra dan PKS justru banyak stok, hingga akhirnya memunculkan Nur Supriyanto dan Adhy Firdaus untuk maju di Pilkada Kota Bekasi," katanya.

Pihaknya mengaku siap 'bertarung' secara fair dengan delapan parpol pengusung petahana. "Fenomena politik di Kota Bekasi saat ini banyak memberikan pelajaran kepada kami," katanya.

Bakal Calon Wali Kota Bekasi, Nur Supriyanto, mengaku optimistis memenangkan Pilkada meski misi membawa koalisi nasional yang sukses di Pilkada Provinsi DKI Jakarta gagal diadopsi secara utuh di Kota Bekasi. Partai Amanat Nasional (PAN) merupakan parpol yang absen dari koalisi nasional di Kota Bekasi karena memberikan dukungannya bersama tujuh parpol lain kepada Rahmat Effendi-Tri Adhiyanto.

"Koalisi kami ini sesuatu yang terjadi secara alamiah. PKS-Gerindra tetap solid di Kota Bekasi. Kalau Pak Prabowo (Ketum Gerindra) mengatakan, kita adalah sekutu yang sulit dipisahkan. Tidak masalah kalau koalisi nasional tidak utuh di Kota Bekasi," katanya.

Sementara itu, Ketua Tim Sukses Petahana Rahmat Effendi-TriAdhiyanto, Sholihin, mengatakan timnya merasa yakin mampu memenangkan pertarungan Pilkada Juli 2018 karena dukungan delapan parpol menghadapi PKS-Gerindra.

"Kami didukung Golkar, PAN, PPP, PKB, Nasdem, Demokrat, PKPI dan PDIP," katanya. (Ant/icl)

tag: #pilkada-jabar-2018  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca teropongsenayan.com yth.

Polemik Ratna Sarumpaet, dalam waktu sekejap, membuka mata-telinga dan mengejutkan banyak kalangan. Termasuk mata dan telinga para politisi.

Setelah polisi membuktikan kebohongan Ratna, dan yang bersangkutan juga mengaku berbohong, polemik pun semakin kencang. Di sisi lain, beberapa kalangan menengarai polemik kebohongan Ratna berimplikasi terhadap elektabilitas pasangan calon (paslon) peserta Pilpres 2019. Yakni Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut Anda, seperti apa dampak dari implikasi tersebut:

  • 1. Berpengaruh positif terhadap Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2. Berpengaruh positif terhadap Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
  • 3. Tidak berpengaruh terhadap masing-masing paslon
LIHAT HASIL POLING