Tingkatkan Kehandalan, Pemerintah Diminta Tambah Pasokan Gas Di Sumut
Oleh M Anwar pada hari Jumat, 12 Jan 2018 - 16:56:05 WIB

Bagikan Berita ini :

59IMG_20180112_165109.jpg
Sumber foto : Istimewa
Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Sumut, Parlindungan Purba

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Ketua Komite II DPD RI, Parlindungan Purba berharap pemerintah membuat master plan dengan memperkuat koordinasi untuk menjaga kehandalan pasokan gas yang menjadi kebutuhan produksi industri di Sumatra Utara (Sumut)

Menurutnya pertumbuhan industri di Sumut terbilang cukup tinggi yang memberi pengaru kepada roda perekonomian. Seiring dengan itu, laju permintaan gas juga semakin meningkat untuk menyokong kebutuhan Industri.

"Gas bumi sangat penting untuk menunjang pertumbuhan ekonomi di Sumut. Kebutuhan gas bumi di Sumut terus meningkat namun saat ini pasokannya terbatas," kata dia kepada Wartawan Jumat (12/1).

Karena itu ujar Parlindungan, dalam upaya meningkatkan kehandalan gas di Sumut, hendaknya pemerintah memperhatikan dari aspek availability (ketersediaan), accessibility (aksesbilitas), affordability (keterjangkauan) dan sustainability (keberlanjutan) penyaluran.

Sebagaimana diketahui, Industri di Sumatra Utara beberapa kali mengalami kendala suplai gas. Karena itu, sebagai langka taktis, Parlindungan meminta pemerintah agar segera menambah pasokan gas di Sumatra Utara demi menjaga ketersediaan dan keberlanjutannya. 

"Dewan Perwakilan Daerah meminta Pemerintah agar segera memberikan tambahan alokasi gas untuk mengatasi permasalahan kekurangan pasokan gas bumi di Sumut," pungkasnya.(dia) 

tag: #  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca teropongsenayan.com yth.

Polemik Ratna Sarumpaet, dalam waktu sekejap, membuka mata-telinga dan mengejutkan banyak kalangan. Termasuk mata dan telinga para politisi.

Setelah polisi membuktikan kebohongan Ratna, dan yang bersangkutan juga mengaku berbohong, polemik pun semakin kencang. Di sisi lain, beberapa kalangan menengarai polemik kebohongan Ratna berimplikasi terhadap elektabilitas pasangan calon (paslon) peserta Pilpres 2019. Yakni Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut Anda, seperti apa dampak dari implikasi tersebut:

  • 1. Berpengaruh positif terhadap Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2. Berpengaruh positif terhadap Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
  • 3. Tidak berpengaruh terhadap masing-masing paslon
LIHAT HASIL POLING