Gus Ipul-Puti Guntur dan Khofifah-Emil Terancam Gagal di KPU
Oleh M Anwar pada hari Sabtu, 13 Jan 2018 - 09:13:32 WIB

Bagikan Berita ini :

24megawati-perintahkan-basarah-menangkan-pasangan-gus-ipul-puti-soekarno.jpg
Sumber foto : Dok Istimewa
Pasangan Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Meski telah mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim, namun nasib dua bakal calon gubernur di provinsi itu belum tentu lolos ditetapkan sebagai calon gubernur. Pasalnya ada persyaratan yang belum mereka penuhi. Kedua pasangan calon itu, Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak dan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno.

Berdasar hasil penelitian KPU Jatim, ada cukup banyak persyaratan yang belum dipenuhi seluruh paslon. Misalnya, laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN). Hingga kemarin, belum semua kandidat menyerahkan persyaratan itu. Saat mendaftar, rata-rata paslon hanya melampirkan tanda terima pengajuan LHKPN dari KPK.

Komisioner KPU Jatim M. Arbayanto mengungkapkan, sejumlah calon masih menunggu laporan harta dari KPK. KPU memberikan kesempatan kepada para calon untuk melengkapi kekurangan tersebut. Selain itu, lanjut dia, ada calon yang belum menyerahkan ijazah dan surat pengunduran diri atau cuti dari jabatan saat ini. Mereka baru melampirkan surat pernyataan bersedia mundur atau cuti.

Empat kandidat peserta pilgub Jatim memang memiliki jabatan yang berbeda. Saifullah Yusuf saat ini berstatus wakil gubernur Jatim. Setelah ditetapkan sebagai cagub oleh KPU, dia harus mengajukan cuti. Demikian juga dengan Khofifah Indar Parawansa. Hingga kemarin, dia masih menjabat menteri sosial. Sedangkan Emil Dardak masih berstatus bupati Trenggalek.

Tiga orang tersebut harus cuti dari jabatannya. Khusus Puti yang menjabat anggota DPR harus menyerahkan surat mundur dari jabatannya. Komisioner KPU Jatim Khoirul Anam menambahkan, pengunduran diri/cuti dari jabatan mengacu pada PKPU 3/2017. "Syarat (pengunduran diri/cuti) itu maksimal harus sudah ada 30 hari sebelum pemungutan suara," katanya. (aim)

tag: #  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING
Pembaca Teropong Senayan, Yth Perhelatan Pilkada Serentak 2018 sudah usai. Hasil hitung cepat (quick count) lembaga survei telah terpublikasi secara masif. Dari publikasi ini, para pemilih pun mengerti menang atau kalahkah kandidat yang mereka pilih. Pada saat bersamaan, para kandidat capres/cawapres dan partai pendukung ditengarai juga mulai mengatur strategi menyikapi hasil pilkada. Tentu, strategi ini hendak menempatkan hasil pilkada sebagai acuan meraih kemenangan pada Pilpres 2019. Menurut Anda, siapa capres yang diuntungkan oleh hasil Pilkada 2018 :
  • Joko Widodo
  • Prabowo Subianto
  • Calon Alternatif Poros Ketiga
LIHAT HASIL POLING