Ini Kata PAN Soal Isu Lima Fraksi Setuju LGBT
Oleh Mandra Pradipta pada hari Minggu, 21 Jan 2018 - 17:05:24 WIB

Bagikan Berita ini :

88edy.jpg
Sumber foto : Istimewa
Eddy Soeparno


JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Sekjen DPP PAN Eddy Soeparno menyatakan, Fraksi PAN di DPR sejak awal menentang keras LGBT dan legalisasi minuman keras (Miras).

Hal itu dikatakan Eddy menanggapi respon publik terhadap pernyataan Ketua Umum MPR RI Zulkifli Hasan, yang juga Ketua Umum PAN, mengenai sikap lima fraksi di DPR RI terhadap isu setuju LGBT dan pembahasan RUU Minuman Beralkohol.

"Kami menentang keras LGBT dan legalisasi Miras. Betapapun dikemas dengan bahasa dikendalikan," kata Eddy saat dihubungi di Jakarta, Minggu (21/1/2018).

Eddy menegaskan, apa yang disampaikan ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan adalah bagian dari mengingatkan tentang bahaya LGBT, miras, dan pernikahan sejenis.

"Ketum (Zulkifli Hasan) percaya bahwa parpol akan menggunakan nurani dan kejernihan nalar dalam memutuskan legislasi agar sejalan dengan moralitas, agama, budaya dan demi masa depan anak-anak kita yang bebas narkoba, miras dan prilaku seksual yang menyimpang," terangnya.

Eddy Soeparno juga mengajak semua kalangan untuk fokus pada persoalan bagaimana mengatasi dan mencegah bahaya prilaku LGBT dan masalah moral yang mengancam bangsa di masa depan, ketimbang memperdebatkan tentang siapa yang anti dan membela LGBT.

"Bagaimana agar tidak ada celah dalam perundangan-undangan yang dibuat oleh DPR bagi prilaku LGBT dan peredaran miras yang mengancam generasi bangsa di masa yang akan datang," pungkasnya. (icl)

 

tag: #lgbt  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca TeropongSenayan Yth

Dalam beberapa hari terakhir, teror bom mengguncang Tanah Air. Rakyat, pemerintah, dan aparat kaget, terkejut dan terkesima. Marah, kesal, cemas, was-was serta ekspresi sejenis muncul bersamaan.

Harapan akan segera terbitnya revisi UU Anti Terorisme menyeruak di tengah perbincangan publik. Polemik pun turut menghangatkan harapan itu.

Bagaimana pandangan Anda tentang penerbitan revisi UU Anti Terorisme :

  • Perlu, segera terbit
  • Dibahas dan dikaji terlebih dulu
  • Tidak perlu
LIHAT HASIL POLING