Gandeng BRI, Endang Beberkan Modal Bisnis Perantauan Boyolali
Oleh Syamsul Bachtiyar pada hari Minggu, 21 Jan 2018 - 19:50:48 WIB

Bagikan Berita ini :

4IMG-20180121-WA0084.jpg
Sumber foto : Syamsul Bachtiyar
Anggota Komisi VI DPR RI, Endang Srikarti Handayani saat acara "Sosialisasi Pemberian Modal Usaha Kepada Masyarakat paguyuban Boyolali Godepok" di Wisma Mas Isman, Kosgoro, Menteng, Jakarta, Minggu (21/1/2018)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-- Anggota Komisi VI DPR RI, Endang Srikarti Handayani tak lelah membantu warga Boyolali, Jawa Tengah. Kali ini dilakukan dengan memberikan pengetahuan atau membeberkan cara mendapatkan modal kerja bagi perantau Boyolali yang di ibukota. 

"Diskusi ini untuk memberitahukan kepada para perantau asal Boyolali di ibukota tentang cara mendapatkan fasilitas permodalan. Ini ada pak Agus, juga bu Ayu dari BRI," ujar Endang Srikarti Handayani dalam acara "Sosialisasi Pemberian Modal Usaha Kepada Masyarakat paguyuban Boyolali Godepok" di Wisma Mas Isman, Kosgoro, Menteng, Jakarta, Minggu (21/1/2018)

Pada acara yang dilakukan bersama Paguyuban Keluarga Besar Boyolali ini, Endang mengatakan sebenarnya banyak program pendanaan yang disalurkan BRI. Hanya saja masih belum banyak masyarakat yang mengetahuinya karena tidak tersosialisasikan dengan baik. 

"Harus menjadi kewajiban khususnya paguyuban Boyolali di ibukota (untuk memanfaatkan fasilitas pembiayaan ini-red). Yang sudah berjalan harus berkembang dan bisa mandiri. Karena ada permodalan dari BRI," ujarnya.

Sementara itu pihak BRI berharap dengan adanya program fasilitas pembiayaan ini akan meningkatkan usaha masyarakat. Termasuk masyarakat daerah seperti Perantau asal Boyolali yang mencoba peruntungannya di kota besar.

"Kami juga akan memberikan pelatihan manajemen keuangan. Tapi tidak semata-mata. Kalau ada kebutuhan baru kami lakukan pelatihan," ujar Agus Rahmadi perwakilan dari BRI.(dia) 

tag: #  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca teropongsenayan.com yth.

Polemik Ratna Sarumpaet, dalam waktu sekejap, membuka mata-telinga dan mengejutkan banyak kalangan. Termasuk mata dan telinga para politisi.

Setelah polisi membuktikan kebohongan Ratna, dan yang bersangkutan juga mengaku berbohong, polemik pun semakin kencang. Di sisi lain, beberapa kalangan menengarai polemik kebohongan Ratna berimplikasi terhadap elektabilitas pasangan calon (paslon) peserta Pilpres 2019. Yakni Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut Anda, seperti apa dampak dari implikasi tersebut:

  • 1. Berpengaruh positif terhadap Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2. Berpengaruh positif terhadap Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
  • 3. Tidak berpengaruh terhadap masing-masing paslon
LIHAT HASIL POLING