Hanura Kubu Sudding Siap Perbaiki Hubungan
Oleh M Anwar pada hari Senin, 22 Jan 2018 - 07:26:32 WIB

Bagikan Berita ini :

73hanura-kubu-sudding-gelar-munaslub-malam-ini-wiranto-hadir.jpg
Sumber foto : Dok Istimewa
Hanura kubu Sudding

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Partai Hanura kubu Ambhara yang diinisiasi Sarifuddin Sudding dan telah menunjuk Marsekal Madya TNI (Purn) Daryatmo Ketua Umum menyatakan siap memperbaiki hubungan dengan kubu Oesman Sapta Odang (OSO). Kubu tersebut mau berkonsiliasi dengan catatan semua kubu sepakat menyelamatkan bukan menguasai Partai Hanura.

"Saya ulangi, bukan formatnya untuk menguasai Partai Hanura tapi untuk menyelamtkan Partai Hanura. Tapi kalau tujuannya itu kami siap untuk rekonsiliasi," kata Wakil Ketua DPP Partai Gerindra Sudewo di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu, (21/1/2018)

Sudewo mengakui, pihaknya juga sempat mewacanakan adanya rekonsiliasi dari kedua kubu. Tak hanya itu, Wiranto selaku dewan pembina partai sepakat dengan rekonsiliasi tersebut.

"Tapi Pak Wiranto juga menegaskan kan kita butuh pemimpin yang berkualitas, punya moral, manajerial handal, kalau itu kategorinya dan motivasinya besarkan hanura welcome saja," ujar dia.

Di sisi lain, Sudewo menilai SK Kemenkumham atas kepengurusan Partai Hanura di bawah kepemimpinan Oso cacat demi hukum. Kubu Daryatmo menegaskan, SK Partai Hanura OSO tidak sah.

"Itu tidak benar maka SK ini juga enggak sah. Cacat demi hukum," pungkas dia. (aim)

tag: #  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca teropongsenayan.com yth.

Polemik Ratna Sarumpaet, dalam waktu sekejap, membuka mata-telinga dan mengejutkan banyak kalangan. Termasuk mata dan telinga para politisi.

Setelah polisi membuktikan kebohongan Ratna, dan yang bersangkutan juga mengaku berbohong, polemik pun semakin kencang. Di sisi lain, beberapa kalangan menengarai polemik kebohongan Ratna berimplikasi terhadap elektabilitas pasangan calon (paslon) peserta Pilpres 2019. Yakni Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut Anda, seperti apa dampak dari implikasi tersebut:

  • 1. Berpengaruh positif terhadap Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2. Berpengaruh positif terhadap Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
  • 3. Tidak berpengaruh terhadap masing-masing paslon
LIHAT HASIL POLING