Polisi Tetap Selidiki Insiden Penembakan Kader Gerindra
Oleh M Anwar pada hari Senin, 22 Jan 2018 - 08:50:22 WIB

Bagikan Berita ini :

26parkiran-klub-malam-lipps_20180120_182916.jpg
Sumber foto : Dok Istimewa
penembakan oknum Brimob

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Polri terus memproses insiden tertembaknya kader Gerindra, Fernando AJ Wowor, oleh oknum Brimob Briptu R. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mencari titik terang dalam kasus itu.

"Penyelidikan masih terus dilakukan oleh tim penyidik," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jawa Barat AKBP Hari Suprapto melalui pesan singkat, Senin (22/1/2018).

Fernando Wowor sebelumya tewas tertembak senjata anggota Brimob di area parkir sebuah ruko di Bogor, Jawa Barat. Fernando tewas setelah terlibat duel dengan anggota pemilik senjata tersebut.

Kejadian terjadi di area parkir ruko di Sukasari, Bogor Timur, Kota Bogor pada Sabtu (20/1) dini hari. Menurut Ketua Bidang Advokasi Partai Gerindra Habiburokhman, saat itu Fernando bersama rekannya hendak masuk parkir, berpapasan dengan moge Briptu R yang hendak keluar dari parkiran.

"Ini berdasarkan dari rekan almarhum, ketika belum selesai masuk parkiran, pelaku mengeluarkan pistol ditodongkan ke kaca mobil, terus ditodongkan ke kepala Arif sambil didorong-dorongkan pistolnya. Itu senjata sudah dikokang sebelum ke kaca," ujar Habiburokhman, Minggu (21/1).

Habiburokhman mengatakan Fernando Wowor sempat memegangi Briptu R yang saat itu tengah memegang pistol. Namun naas, Fernando tertembak pistol yang dipegang oleh oknum Brimob tersebut.

Polisi sendiri menegaskan Briptu R akan diproses hukum. Namun, polisi menegaskan bila insiden itu murni masalah pribadi.

"Tolong dipisahkan, masalah ini bukan (menyangkut) institusi tetapi masalah pribadi anggota tersebut," tegas Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen M Iqbal, Minggu (22/1)

Iqbal mengatakan Polri tidak menoleransi perbuatan pidana oleh seorang anggota kepolisian. Investigasi akan dilakukan polisi untuk mencari tahu kronologi peristiwa tersebut. (aim)

tag: #  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca teropongsenayan.com yth.

Polemik Ratna Sarumpaet, dalam waktu sekejap, membuka mata-telinga dan mengejutkan banyak kalangan. Termasuk mata dan telinga para politisi.

Setelah polisi membuktikan kebohongan Ratna, dan yang bersangkutan juga mengaku berbohong, polemik pun semakin kencang. Di sisi lain, beberapa kalangan menengarai polemik kebohongan Ratna berimplikasi terhadap elektabilitas pasangan calon (paslon) peserta Pilpres 2019. Yakni Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut Anda, seperti apa dampak dari implikasi tersebut:

  • 1. Berpengaruh positif terhadap Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2. Berpengaruh positif terhadap Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
  • 3. Tidak berpengaruh terhadap masing-masing paslon
LIHAT HASIL POLING