Berat Badan Turun Mendadak? Hati-hati, Itu Pertanda Buruk
Oleh M Anwar pada hari Selasa, 13 Feb 2018 - 19:05:00 WIB

Bagikan Berita ini :

4berat-badan-turun-drastis-justru-berbahaya-alodokter.jpg
Sumber foto : dok istimewa
Ilustrasi: Penurunan berat badan secara mendadak.

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Semua orang pasti tak ingin punya berat badan berlebih. Maka dari itu, banyak orang berusaha untuk menurunkan bobot tubuhnya, hingga mencapai berat ideal.

Banyak orang bekerja keras untuk menurunkan berat badan dengan segala cara. Namun terkadang, beberapa orang mengalami penurunan berat badan secara tak terduga.

Kita pasti bahagia saat mengalaminya. Namun, jangan salah. Hal tersebut merupakan pertanda buruk bagi kesehatan. Jika berat badan turun secara perlahan, itu adalah proses alami yang menunjukan bahwa cara yang kita gunakan demi mendapat tubuh ideal adalah cara yang sehat.

Namun, jika penurunan bobot tubuh terjadi secara mendadak, tanpa kita harus berusaha keras, bisa jadi itu adalah tanda bahaya yang menunjukkan ada yang tidak beres dengan tubuh kita.

Berikut ini beberapa hal yang membuat berat badan turun mendadak.

1. Depresi

Depresi adalah kondisi mental yang serius yang berdampak pada seluruh tubuh. Saat depresi, kita sering kehilangan selera makan. Penurunan berat badan tiba-tiba mungkin merupakan indikasi dari itu.

2. Tiroid

Dalam kasus penurunan berat badan, hipertiroid adalah tanda yang umum. Hipertiroidisme menyebabkan sekresi tetraiodothyronine (T4) dan triiodothyronine (T3) lebih tinggi.

Kedua hormon ini bertanggung jawab dalam penggunaan energi, sehingga kelebihan produksi hormon tersebut menyebabkan penurunan berat badan yang berlebihan.

3. Diabetes

Pada tahap awal diabetes, penurunan berat badan adalah tanda awal hadirnya penyakit ini. Tubuh tidak dapat menggunakan glukosa yang diperoleh dari makanan itu sendiri, sehingga menggunakan nutrisi pada otot.

Hal inilah yang menyebabkan penurunan berat badan tiba-tiba. Tentu saja ini bukan pertanda baik.

4. Radang sendi

Kondisi rheumatoid atau radang adalah kondisi inflamasi. Ini berdampak negatif pada selera makan penderitanya. Oleh karena itu, penyakit ini dapat menyebabkan penurunan berat badan.

Kondisi ini juga menyebabkan radang usus, yang pada gilirannya menyebabkan penyerapan nutrisi, dan penurunan berat badan yang tidak sehat.

5. Tuberculosis

Tanda tuberculosis yang paling umum atau yang biasa dikenal sebagai TBC adalah hilangnya nafsu makan. Ini menyebabkan penurunan berat badan mendadak. (aim)

tag: #kesehatan  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca teropongsenayan.com yth.

Polemik Ratna Sarumpaet, dalam waktu sekejap, membuka mata-telinga dan mengejutkan banyak kalangan. Termasuk mata dan telinga para politisi.

Setelah polisi membuktikan kebohongan Ratna, dan yang bersangkutan juga mengaku berbohong, polemik pun semakin kencang. Di sisi lain, beberapa kalangan menengarai polemik kebohongan Ratna berimplikasi terhadap elektabilitas pasangan calon (paslon) peserta Pilpres 2019. Yakni Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut Anda, seperti apa dampak dari implikasi tersebut:

  • 1. Berpengaruh positif terhadap Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2. Berpengaruh positif terhadap Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
  • 3. Tidak berpengaruh terhadap masing-masing paslon
LIHAT HASIL POLING