Usai Operasi, Mata Novel Baswedan Dicek Dokter Ahli Inggris
Oleh M Anwar pada hari Selasa, 13 Feb 2018 - 12:52:56 WIB

Bagikan Berita ini :

30novel-baswedan-bisa-jadi-tersangka-800-2017-09-13-162751_0.jpg
Sumber foto : Dok Istimewa
Penyidik KPK Novel Baswedan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Penyidik senior KPK, Novel Baswedan sudah selesai menjalani operasi lanjutan untuk mata kirinya yang terluka akibat disiram air keras oleh orang tidak dikenal beberapa waktu lalu.

Juru bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, operasi mata yang dilakukan di Singapura tersebut berjalan lancar.

"Alhamdulillah operasi tambahan untuk mata kiri Novel sudah selesai dilakukan pada sekitar pukul 19.00 waktu Singapura" kata Febri Diansyah di gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (12/2/2018).

Mantan aktivis ICW itu menyebut, operasi dimulai pada pukul 17.00 waktu Singapura. Rencananya, akan segera dilakukan pengecekan pada Selasa (13/2/2018) hari ini.

"Hari ini akan dilakukan pengecekan kembali oleh tim dokter ahli," ungkapnya.

Sebelumnya, KPK menyebut telah mendatangkan dokter ahli dari Inggris guna memeriksa mata kiri Novel yang belum pulih.

Seperti diketahui, penyidik senior KPK itu disiram air keras oleh orang tidak dikenal usai menjalankan salat subuh di masjid rumahnya. Akibat penyiraman tersebut, mata kiri Novel mengalami luka serius hingga harus mengalami perawatan. (aim)

tag: #  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca teropongsenayan.com yth.

Polemik Ratna Sarumpaet, dalam waktu sekejap, membuka mata-telinga dan mengejutkan banyak kalangan. Termasuk mata dan telinga para politisi.

Setelah polisi membuktikan kebohongan Ratna, dan yang bersangkutan juga mengaku berbohong, polemik pun semakin kencang. Di sisi lain, beberapa kalangan menengarai polemik kebohongan Ratna berimplikasi terhadap elektabilitas pasangan calon (paslon) peserta Pilpres 2019. Yakni Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut Anda, seperti apa dampak dari implikasi tersebut:

  • 1. Berpengaruh positif terhadap Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2. Berpengaruh positif terhadap Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
  • 3. Tidak berpengaruh terhadap masing-masing paslon
LIHAT HASIL POLING