Relawan Pak Dirman-Ida Fauziah: Kami Siap Bertempur
Oleh Ferdiansyah pada hari Selasa, 13 Feb 2018 - 14:18:27 WIB

Bagikan Berita ini :

48Sudirman-Said-Ida.jpg
Sumber foto : Istimewa
Sudirman Said dan Ida Fauziah

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Pasangan Sudirman Said (Pak Dirman)-Ida Fauziah resmi ditetapkan sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah 2018. Ketua Tim Relawan Perjuangan Merah Putih Ali Khamdi mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan strategi pemenangan di Pilgub Jateng.

"Garis lurus jalan pemenangan benar-benar dimulai satu detik usai nomor diperoleh. Jika kemarin kami menyiapkan strategi, mulai saat ini kami secara resmi akan mulai bertempur," kata Ali di markas Perjuangan Merah Putih, Jalan Pamularsih 95, Semarang, Selasa (13/2/2018).

Ali juga menyambut antusias pengambilan nomor urut pasangan calon gubernur Jawa Tengah, Selasa (13/2/2018) malam nanti.

Dia mengaku tidak mempersoalkan apakah nanti pasangan cagub-cawagub Jateng jagoannya, Sudirman Said - Ida Fauziah, memperoleh nomor satu atau dua.

"Kami meyakini semua nomor baik. Tidak ada angka keberuntungan ataupun angka pembawa sial. Semua pasti membawa keberkahan," katanya di markas Perjuangan Merah Putih, Jalan Pamularsih 95, Semarang.

Menurut dia soal pemaknaan nomor bisa dibuat dan disesuaikan. Karena itu dia mengaku fleksibel dalam menyikapi pemerolehan nomor urut nanti.

"Siapapun kan bisa bikin pemaknaan terhadap sesuatu, termasuk nomor. Bisa bermakna positif maupun sebaliknya," katanya.

Pada gelaran Pilgub Jateng kali ini hanya akan ada dua nomor urut, karena hanya diikuti dua Paslon sebagaimana telah ditetapkan KPU Jateng, Senin (12/2/2018), kemarin.

Sudirman Said - Ida Fauziah, didukung Partai Gerindra, PKB, PKS dan PAN. Sementara Ganjar Pranowo - Taj Yasin didukung PDIP, PPP, Partai Golkar, Partai Nasdem dan Partai Demokrat.(yn)

tag: #pilkada-jateng-2018  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca teropongsenayan.com yth.

Polemik Ratna Sarumpaet, dalam waktu sekejap, membuka mata-telinga dan mengejutkan banyak kalangan. Termasuk mata dan telinga para politisi.

Setelah polisi membuktikan kebohongan Ratna, dan yang bersangkutan juga mengaku berbohong, polemik pun semakin kencang. Di sisi lain, beberapa kalangan menengarai polemik kebohongan Ratna berimplikasi terhadap elektabilitas pasangan calon (paslon) peserta Pilpres 2019. Yakni Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut Anda, seperti apa dampak dari implikasi tersebut:

  • 1. Berpengaruh positif terhadap Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2. Berpengaruh positif terhadap Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
  • 3. Tidak berpengaruh terhadap masing-masing paslon
LIHAT HASIL POLING