Airlangga Tak Terpikir Jadi Cawapres Jokowi
Oleh Sahlan pada hari Selasa, 13 Feb 2018 - 15:33:51 WIB

Bagikan Berita ini :

31Airlangga-Sahlan-Golkar.jpg
Sumber foto : Sahlan/TeropongSenayan
Airlangga Hartarto ketika memberikan sambutan dalam perayaan HUT Fraksi Partai Golkar ke-50 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (13/2/2018)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartato mengaku tidak terpikir menjadi Cawapres Joko Widodo di Pilpres 2019 nanti.

"Kita kerja dulu kemudian yang kedua kita akan terus bekerja untuk rakyat kita akan meningkatkan elektabilitas Partai Golkar," kata Airlangga usai menghadiri HUT Fraksi Partai Golkar ke-50 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (13/2/2018).

Ia menjelaskan, untuk meningkatkan elektabilitas Partai Golkar, pihaknya memiliki tiga program, yakni pangan murah sembako murah, rumah murah dan terakses serta menciptakan lapangan pekerjaan.

"Dengan tiga program dimana tiga program itu akan disampaikan juga oleh calon-calon kepala daerah yang diusung Partai Golkar," kata Menteri Perindustrian itu.

Sebelumnya, LSI menyebut saat ini cawapres 2019 yang bermunculan berasal dari 5 latar belakang, yaitu militer, Islam, partai politik, pemimpin daerah, dan profesional. Nama Airlangga Hartarto masuk ke dalam Bursa Wapres 2019 untuk menemani Jokowi dari latar belakang partai politik.

Nama Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto masuk ke dalam bursa Cawapres Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019 dalam hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI). Partai Golkar menyambut gembira kabar tersebut.

Airlangga mendapat 25% perolehan suara setuju dari responden untuk maju di Cawapres 2019 mendatang untuk mendampingi Jokowi.(yn)

tag: #pilpres-2019  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca TeropongSenayan Yth

Dalam beberapa hari terakhir, teror bom mengguncang Tanah Air. Rakyat, pemerintah, dan aparat kaget, terkejut dan terkesima. Marah, kesal, cemas, was-was serta ekspresi sejenis muncul bersamaan.

Harapan akan segera terbitnya revisi UU Anti Terorisme menyeruak di tengah perbincangan publik. Polemik pun turut menghangatkan harapan itu.

Bagaimana pandangan Anda tentang penerbitan revisi UU Anti Terorisme :

  • Perlu, segera terbit
  • Dibahas dan dikaji terlebih dulu
  • Tidak perlu
LIHAT HASIL POLING