Jakarta

Anies Kaji Ide Pengoperasian Becak Listrik

Oleh Ferdiansyah pada hari Senin, 12 Mar 2018 - 15:14:56 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

74Anies-Baswedan-alfian.jpg

Anies Baswedan (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Gubernur DKI Anies Rasyid Baswedan mengaku tengah mengkaji ide pengoperasian becak listrik di wilayah Ibu Kota.

"Hari Minggu (11/3) kemarin, saya menerima prototipe becak listrik dari Hanafi Rais (anggota DPR RI dari Fraksi PAN). Tapi pengoperasiannya butuh pertimbangan, terutama terkait regulasi," kata Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (12/3/2018).

Menurut dia, jika rencana tersebut bisa direalisasikan, maka becak listrik hanya akan dioperasikan di wilayah-wilayah tertentu.

"Memang pada kenyataannya di beberapa kampung yang ada di Jakarta, becak masih dibutuhkan karena lebih fleksibel dan ramah lingkungan. Jadi, harus dipertimbangkan dulu," ujarnya.

Anies menuturkan, secara umum becak listrik dan becak konvensional sama-sama fleksibel, bebas polusi dan bebas kebisingan, hanya saja penggunaan tenaga listrik bisa menghemat energi manusia.

"Becak dengan energi listrik itu memang merupakan salah satu solusi yang dapat memudahkan bagi warga yang bekerja menawarkan jasa berupa transportasi lingkungan," tutur Anies.

Meskipun masih butuh pertimbangan lebih lanjut, Anies tetap menyambut baik dan mengapresiasi purwarupa becak listrik dari Hanafi Rais yang telah diserahkan kepada Pemprov DKI Jakarta.

"Sekarang ini ada tren baru mengenai transportasi umum, yaitu transportasi yang ramah lingkungan dan hemat energi. Maka dari itu, saya apresiasi ide becak listrik tersebut," ungkap Anies.

Spesifikasi becak listrik yang ditawarkan oleh Hanafi Rais, yakni bermesin penggerak dinamo jenis hub 1.000 watt 48 volt, daya angkut hingga 250 kilogram, kecepatan maksimal 25 kilometer per jam, pengisian daya tiga jam, jarak tempuh 40 kilometer, sistem rem cakram hidrolik dan daya listrik PLN 100 watt.(yn/ant)

tag: #anies-baswedan  #dki-jakarta  

Bagikan Berita ini :