Pasangan Cagub-Cawagub, JOSUA Bertekad Bangun Papua Berbasis Distrik
Oleh M Anwar pada hari Selasa, 20 Mar 2018 - 20:26:04 WIB

Bagikan Berita ini :

73papua-kampanye.jpg
Sumber foto : Istimewa
JOSUA Lakukan Kampanye Tatap Muka Dengan Masyarakat Nimbokrang, Senin (19/3)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, John Wempi Wetipo-Habel Melkias Suwae (JOSUA) berkomitmen untuk melakukan pembangunan berbasis distrik di Provinsi Papua.

Hal itu disampaikannya saat melakukan kampanye tatap muka dengan masyarakat Namblong, Nimbokrang, Kabupaten Jayapura, Senin (19/3/18).

“Distrik harus dijadikan suatu basis pembangunan. Disitu ada pemerintahan distrik yang harus diberikan kewenangan untuk pemberdayaan,” kata Calon Wakil Gubernur Papua, Habel Melkias Suwae (HMS) pada acara tersebut, seperti dimuat dalam siaran pers yang diterima awak media, Selasa (20/3).

Menurut Habel, orientasi pembangunan berbasis distrik itu penting mengingat saat ini banyak uang mengalir ke kampung-kampung, bahkan mencapai hampir Rp 1 miliar per kampung. Dana tersebut harus dikelola dengan baik melalui pembinaan dan pengawasan dari kepala-kepala distrik, sehingga rakyat bisa merasakan manfaatnya. Dan disamping pemberdayaan, juga menjadikan kampung pintar.

“Tujuan pemberdayaan ini supaya orang di kampung menjadi cerdas. Oleh karena itu di distrik nanti akan ada rumpun pendidikan, rumpun kesehatan, rumpun pembangunan infrastruktur. Kita operasi di kampung dan kita kasih tahu betapa pentingnya pendidikan, kesehatan dan lainnya, sehingga kami menawarkan itu,” papar Habel.

Apalagi, lanjut Habel, saat ini pemerintahan di distrik sangat lemah, tidak ada orang luar biasa di distrik, sehingga harus ada pemberdayaan.

Dikatakan Habel, saat ia menjabat Bupati pernah menanyakan kepada kepala dinas apakah sudah turun semua ke distrik, namun tidak ada yang menyatakan sudah.

“Ini pengalaman saya. makanya saya pikir ini sudah waktunya akan memberikan peran besar kepada pemerintahan distrik dan ruang pemerintahan distrik, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi dan infrastruktur,” ujar Habel.

Sementara itu, calon Gubernur Papua John Wempi Wetipo (JWW) prihatin terhadap kondisi Papua yang saat ini menurun.

“IPM (Indeks Pembangungan Manusia) Papua dari 34 Provinsi di Indonesia pada zaman kepemimpinan Gubernur Barnabas Suebu 64,98 Persen, namun kini justru turun menjadi 58 persen,” kata JWW.

Selain itu, kata JWW, angka kemiskinan Papua menempati urutan terakhir dari 34 provinsi di Indonesia. Padahal, Papua kaya akan SDA.

“Pemimpin itu hadir untuk memberikan solusi untuk rakyat bukan untuk buat masalah, seperti di Asmat ada busung lapar dan campak sehingga banyak yang mati, namun tak punya hati, justru mencari kesalahan saya. Dong bilang JWW punya masalah, padahal kau yang punya masalah lebih berat,” katanya.

Ketua DPD Gerindra Provinsi Papua Yanni memgatakan, pertemuan atau tatap muka seperti ini bukanlah yang pertama, tapi pertemuan seperti ini sudah berkali-kali, dan sudah seperti keluarga besar.

“Hari ini kita bisa kumpul bersama dan yang lebih bahagia lagi bahwa Ketua DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto telah menetapkan JWW sebagai calon Gubernur Provinsi Papua yang diusung oleh partai Gerindra dan juga HMS, ” kata Yanni dalam orasi politiknya di hadapan puluhan masyarakat dan para simpatisan JOSUA.

Untuk itu tegas Yanni, masyarakat yang ada di Nimbokram harus punya komitmen umtuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur Papua yang sudah di usung oleh Partai Gerindra, yaitu dengan mencoblos nomor urut 2.

“Jangan ada dusta dintara kita dan ini adalah janji yang disaksikan oleh langit dan bumi, dan kalau mau ada perubahan tanggal 27 Juni jangan lupa coblos nomor urut 2, ” tegas Yanni.

Menurut Srikandi Gerindra ini, jangan mempertaruhkan lima tahun lagi kedepan, maka tentukanlah pilihannya sekarang dengan cerdas.

“Kita tidak mau bermain terlalu lama, karena lima tahun untuk membuktikan satu kemajuan, ” ujar Yanni, yang saat itu juga didampingi Ketua DPC Kabupaten Jayapura, Lutfi Karima dan Sekretaris Fraksi Partai Gerindra, Natan Pahabol.

Untuk itu, sebagai Ketua DPD Partai Gerindra ia menyampaikan kepada semua pendukung dan simpatisan, agar pada tanggal 27 Juni 2018 akan ada Gubernur dan Wakil Gubernur yang baru untuk Provinsi Papua.

Pilkada di Provinsi Papua diikuti oleh dua pasangan calon yaitu John Wempi Wetipo dan Habel Melkias Suwae (Josua) serta pasangan petahana Lukas Enembe-Klemen Tinal (Lukmen).(yn)

tag: #pilkada-serentak-2018  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING
Pembaca Teropong Senayan, Yth Perhelatan Pilkada Serentak 2018 sudah usai. Hasil hitung cepat (quick count) lembaga survei telah terpublikasi secara masif. Dari publikasi ini, para pemilih pun mengerti menang atau kalahkah kandidat yang mereka pilih. Pada saat bersamaan, para kandidat capres/cawapres dan partai pendukung ditengarai juga mulai mengatur strategi menyikapi hasil pilkada. Tentu, strategi ini hendak menempatkan hasil pilkada sebagai acuan meraih kemenangan pada Pilpres 2019. Menurut Anda, siapa capres yang diuntungkan oleh hasil Pilkada 2018 :
  • Joko Widodo
  • Prabowo Subianto
  • Calon Alternatif Poros Ketiga
LIHAT HASIL POLING