APQ Award 2018 : Inovasi Pertamina Bisa Jadi Role Model
Oleh Ferdiansyah pada hari Kamis, 29 Mar 2018 - 18:30:00 WIB

Bagikan Berita ini :

34Pertamina-Penghargaan2.jpg
Sumber foto : Humas PT Pertamina
Para penerima penghargaan pada Annual Pertamina Quality (APQ) Awards dan Forum Presentasi Continuous Improvement Program (CIP) 2018 di Jakarta, 10-14 Maret 2018. PT Pertamina Hulu Energi (PHE) sebagai pemenang Best of The Best

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Ajang penghargaan inovasi PT Pertamina (Persero) menetapkan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) sebagai pemenang Best of The Best. Pada Annual Pertamina Quality (APQ) Awards dan Forum Presentasi Continuous Improvement Program (CIP) 2018 ini, anak perusahaan di sektor hulu tersebut berhasil menyabet 5 kategori penghargaan.

Chairman APQ 2018, Annisrul Waqie mengatakan penghargaan Best of The Best kepada PHE karena beberapa inovasinya mampu meraih 5 dari 16 kategori penghargaan mengalahkan 140 karya inovasi yang diperlombakan. Kelima penghargaan yang diperoleh yakni The Best Continuous Performance Improvement, The Best Project Collaboration improvement, The Best Functional Team Improvement, The Best Individual Improvement dan The Best Innovation Expo.

Salah satu temuan PHE yang cukup mengagumkan adalah PC Prove KISS yakni sebuat alat “Jam Cerdas” pendekteksian dan response kebocoran minyak pada clamp. Inovasi tersebut mampu meningkatkan keakurasian deteksi kebocoran pada clamp pipa kondesat, dari sebelumnya 7 hari menjadi 30 detik.

“Inovasi ini mampu menghemat Rp 1,5 miliar per tahun serta mencegah kehilangan pendapatan kondensat sebesar Rp 635 juta/tahun,” kata Annisrul.

Melalui kompetisi inovasi ini, sambungnya, Pertamina terus mendorong pekerja untuk terus melakukan inovasi di semua lini bisnis dan anak perusahaan. Dengan program ini, terbukti dari tahun ke tahun Pertamina dapat melakukan penghematan secara signifikan.

Inovasi dari insan mutu Pertamina yang dihadirkan dalam APQ Award terus meningkat. Tercatat selama tahun 2017, telah dihasilkan 3.051 risalah CIP dengan total perolehan value creation sebesar Rp 39.79 Triliun atau meningkat 53.7% dari tahun 2016.

“Keberhasilan ini tentu sangat membanggakan kita semua, sekaligus menunjukkan bahwa kegiatan inovasi di perusahaan ini terus maju dan berkembang. Hal ini tentunya perlu dijaga dan ditingkatkan, yang salah satunya dengan menjadikan hasil inovasi sebagai aset pengetahuan perusahaan, termasuk paten perusahaan,”ujar Annisrul dalam acara penutupan APQ 2018.

Deputi Bidang Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno yang hadir dalam penutupan APQ Award 2018 menyatakan Kementerian BUMN mendukung kegiatan inovasi yang dilakukan insan Pertamina. Berbagai inovasi harus ditindaklanjuti dan diimplementasikan di bisnis Pertamina.

"Pertamina harus menjadi role model dalam hal inovasi sehingga bisa terlihat hasilnya dalam efisiensi di semua lini bisnis dan bisa menjadi contoh bagi BUMN lainnya," ujar Fajar.

Menurut Fajar, dengan banyaknya inovasi yang dihasilkan, Pertamina diharapkan dapat melakukan perogram quality manajement yang lebih baik. "Para pemenang juga diharapkan dapat meningkatkan prestasi dan menjadi contoh bagi pegawai lainnya," imbuh Fajar.

Rangkaian acara APQ 2018 yang menampilkan 140 hasil CIP (Continuous Improvement Program / Program Perbaikan Berkelanjutan) temuan pekerja Pertamina dari berbagai Unit Bisnis/Unit Operasi/Region dan Anak Perusahaan Pertamina dan lolos di tingkat korporat telah berakhir. APQ Awards merupakan wadah apresiasi bagi kegiatan perbaikan dan kualitas kerja melalui inovasi yang berkelanjutan di seluruh lini bisnis dan anak perusahaan.

APQ Awards tahun ini melibatkan seluruh insan mutu Pertamina dengan 16 Kategori penghargaan. Adapun para pemenang dalam setiap kategori adalah sebagai berikut:

The Best Quality Board : RU VI Balongan
The Most Inspiring Leader : PT Elnusa Tbk
The Best Continuous Performance Improvement : PT Pertamina Hulu Energi
The Most Productive CIP’er : MOR IV Jawa Bagian Tengah
The Best Quality Agent : RU IV Cilacap
The Most Valuable Innovation : PT Pertamina EP Cepu
The Best KOMET Agent : RU V Balikpapan
The Best KOMET’er : Khairuddin RU II Dumai
The Best Project Collaboration improvement : PT Pertamina Hulu Energi
The Best Functional Team Improvement : PT Pertamina Hulu Energi
The Best Individual Improvement : PT Pertamina Hulu Energi
The Best Innovation Expo CIP : Pertamina Hulu Energi
The Best Archive Improvement for Leader : Denie S Tampubolon, SVP Upstream Business Development
The Best Archive Improvement for Team : VP Asset Strategy Investment & Divestment
The Best Archive Improvement for Secretary : Yustisia Rahma Kamsaria, Sekretaris VP Pertamina Corporate University
The Best Document Management Improvement Program : Direktorat Hulu.(yn)

tag: #pt-pertamina  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING
Pembaca Teropong Senayan, Yth Perhelatan Pilkada Serentak 2018 sudah usai. Hasil hitung cepat (quick count) lembaga survei telah terpublikasi secara masif. Dari publikasi ini, para pemilih pun mengerti menang atau kalahkah kandidat yang mereka pilih. Pada saat bersamaan, para kandidat capres/cawapres dan partai pendukung ditengarai juga mulai mengatur strategi menyikapi hasil pilkada. Tentu, strategi ini hendak menempatkan hasil pilkada sebagai acuan meraih kemenangan pada Pilpres 2019. Menurut Anda, siapa capres yang diuntungkan oleh hasil Pilkada 2018 :
  • Joko Widodo
  • Prabowo Subianto
  • Calon Alternatif Poros Ketiga
LIHAT HASIL POLING