Gerindra: PAN Amien Rais di Barisan Kami, PAN Zulkifli di Barisan Jokowi
Oleh Sahlan Ake pada hari Rabu, 25 Apr 2018 - 18:33:47 WIB

Bagikan Berita ini :

38ZUlkifli dan Amien Rais.jpg.jpg
Sumber foto : Ist
Zulkifli Hasan dan Amien Rais

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono mengibaratkan Partai Amanat Nasional (PAN) seperti partai bunglon.

Pasalnya, walaupun PAN masuk di barisan koalisi Joko Widodo (Jokowi), namun dalam Pilpres 2019 Partai Matahari itu hingga kini belum juga menentukan sikap.

"PAN ini kan Parpol koalisinya Joko Widodo. Mau enggak mau PAN bukan dalam kategori partai di luar pemerintahan. Bunglon," kata Arief saat dihubungi, Rabu (25/4/2018).

Apa lagi, kata dia, perbedaan sikap antara Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dengan Ketua Majelis Kehormatan PAN Amien Rais, dimana mantan Ketua MPR itu lebih mendukung Prabowo, sementara Zulkifli masih condong ke Jokowi.

"PAN itu kan Amien Rais di barisan kami (Gerindra). Zulkifli kan masih di barisan sana (Jokowi). Beda," katanya.

Berbeda dengan PKS, kata Arief bahwa hubungan dua partainya dengan partai dakwah tersebut sangat kental dan solid.

"PKS itu saat ini merupakan sahabat kental Gerindra," ungkapnya.

Dilain sisi,dia mengatakan, bahwa Gerindra sangat serius mendukung Prabowo untuk maju sebagai calon Presiden (Capres) penantang petahana Jokowi.

Arief juga memastikan bahwa Gerindra sangat siap untuk mendanai mantan Danjen Kopassus itu untuk bertarung melawan Jokowi.

"Logistiknya Prabowo itu dari masyarakat. Secara sukarela, yang pasti logistiknya Prabowo bukan dari duit maling. Kalau di sebelah saya tidak tahu," pungkas Arief tanpa mau menjelaskan. (Alf)

tag: #partai-gerindra  #partai-amanat-nasional  #pilpres-2019  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca teropongsenayan.com yth.

Polemik Ratna Sarumpaet, dalam waktu sekejap, membuka mata-telinga dan mengejutkan banyak kalangan. Termasuk mata dan telinga para politisi.

Setelah polisi membuktikan kebohongan Ratna, dan yang bersangkutan juga mengaku berbohong, polemik pun semakin kencang. Di sisi lain, beberapa kalangan menengarai polemik kebohongan Ratna berimplikasi terhadap elektabilitas pasangan calon (paslon) peserta Pilpres 2019. Yakni Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut Anda, seperti apa dampak dari implikasi tersebut:

  • 1. Berpengaruh positif terhadap Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2. Berpengaruh positif terhadap Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
  • 3. Tidak berpengaruh terhadap masing-masing paslon
LIHAT HASIL POLING