Elektabilitasnya Ungguli RK, Demiz: Rezeki Anak Saleh
Oleh M Anwar pada hari Sabtu, 12 Mei 2018 - 09:30:57 WIB

Bagikan Berita ini :

37deddy-mizwar.jpg.jpg
Sumber foto : Istimewa
Deddy Mizwar

BANDUNG (TEROPONGSENAYAN)--Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut empat, Deddy Mizwar optimistis meraih suara terbanyak pada Pilgub Jabar 2018. Hal itu menyusul peningkatan  keterpilihannya menurut survei Indonesia Strategic Institut (Instrat).

"Alhamdulillaah perbedaannya jauh, dengan RK jaraknya jauh hampir 11 persen, mungkin ini rejeki anak saleh kali ya," kata Deddy Mizwar dalam siaran pers, Sabtu (12/5/2018).

Instrat merilis tingkat elektabilitas Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi mencapai 40,5 persen, lebih tinggi dari lawan beratnya, pasangan Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum (29 persen).

Deddy mengatakan, peningkatan persentase keterpilihannya didukung oleh intensitas kampanye rutin di pasar-pasar.

"Salah satunya itu, kan bertemu dengan sebanyak-banyaknya orang. Orang paling banyak di mana? Ya di pasar," ujar pria yang biasa disapa Demiz itu.

Selain itu, lanjut Deddy, sosialiasi partai dan relawan di daerah terus menutup potensi perpindahan suara ke calon lain.

"Kegiatan kita masing masing berpisah. Semuanya punya peran," katanya.

Ia mengakui modal sosialnya sebagai artis dan pengalaman sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat mendampingi Ahmad Heryawan  juga berkontribusi pada peningkatan elektabilitasnya.

"Mudah-mudahan ini bisa kita tingkatkan dan pertahankan. Saya punya modal sosial ini ongkos politik jadi murah, ingin berdialog dengan kita dan ini membuat lebih akrab, tidak ada jarak," katanya.

Demiz berharap raihan suaranya pada Pilgub Jabar 2018 bisa mencapai 54 persen dengan menjaga pola komunikasi dengan masyarakat di daerah-daerah.

"Seperti prediksi semula, diakhir itu bisa sampai 51 sampai 54 persen. Upaya kita bertemu langsung, bersilaturahim ternyata efektif. Sebanyak-banyaknya kita silaturahim ke segala daerah," katanya.(yn/ant)

tag: #pilkada-jabar-2018  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca teropongsenayan.com yth.

Polemik Ratna Sarumpaet, dalam waktu sekejap, membuka mata-telinga dan mengejutkan banyak kalangan. Termasuk mata dan telinga para politisi.

Setelah polisi membuktikan kebohongan Ratna, dan yang bersangkutan juga mengaku berbohong, polemik pun semakin kencang. Di sisi lain, beberapa kalangan menengarai polemik kebohongan Ratna berimplikasi terhadap elektabilitas pasangan calon (paslon) peserta Pilpres 2019. Yakni Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut Anda, seperti apa dampak dari implikasi tersebut:

  • 1. Berpengaruh positif terhadap Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2. Berpengaruh positif terhadap Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
  • 3. Tidak berpengaruh terhadap masing-masing paslon
LIHAT HASIL POLING