Teror Mapolda Riau, Ketua DPR: Tindak Tegas Pelaku yang Masih Hidup
Oleh Syamsul Bachtiar pada hari Rabu, 16 Mei 2018 - 14:38:56 WIB

Bagikan Berita ini :

34IMG-20180507-WA0008.jpg.jpg
Sumber foto : Istimewa
Bambang Soesatyo

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Ketua DPR Bambang Soesatyo mengutuk keras penyerangan Markas Polda Riau, oleh empat teroris yang menewaskan seorang polisi dan akhirnya keempat teroris juga tewas pada Rabu (16/5/2018) pagi tersebut.

"Saya mengutuk keras tindakan teroris tersebut dan saya meminta Polri bertindak tegas menindak pelaku yang masih hidup," tegas Bamsoet, Rabu (16/5/2018).

Karena itu Bamsoet mengapresiasi kesigapan aparat kepolisian yang berhasil melumpuhkan keempat teroris tersebut.

"Saya mengapresiasi kewaspadaan dan kesigapan aparat sehingga serangan para terduga teroris gagal meski seorang polisi tewas,” ujar politisi Golkar itu.

Bamsoet meminta masyarakat tetap tenang dan waspada terhadap lingkungan sekitarnya. "Jika ada sesuatu yang mencurigakan ke pihak kemananan, segera laporkan. Tampaknya perang terhadap teroris belum berakhir," ujarnya.

Menurut Bamsoet, negara tidak boleh lengah melindungi masyarakat beserta seluruh tumpah darah tanah air Indonesia. "Tak ada toleransi sedikitpun untuk gerakan radikalisme dan terorisme yang mengancam NKRI ini," ungkapnya.

Dengan demikian DPR bersama pemerintah sudah berkomitmen untuk segera menyelesaikan revisi RUU Anti Terorismen pada bulan Mei 2018 mendatang di masa sidang DPR yang akan dimulai pada 18 Mei 2018 mendatang.

“Kita berjanji untuk segera menyelesaikan RUU Terorisme yang ditunggu-tunggu pemerintah dan aparat kepolisian untuk mencegah terorisme tersebut,” pungkasnya.(yn)

tag: #terorisme  #bamsoet  #bambang-soesatyo  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca teropongsenayan.com yth.

Polemik Ratna Sarumpaet, dalam waktu sekejap, membuka mata-telinga dan mengejutkan banyak kalangan. Termasuk mata dan telinga para politisi.

Setelah polisi membuktikan kebohongan Ratna, dan yang bersangkutan juga mengaku berbohong, polemik pun semakin kencang. Di sisi lain, beberapa kalangan menengarai polemik kebohongan Ratna berimplikasi terhadap elektabilitas pasangan calon (paslon) peserta Pilpres 2019. Yakni Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut Anda, seperti apa dampak dari implikasi tersebut:

  • 1. Berpengaruh positif terhadap Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2. Berpengaruh positif terhadap Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
  • 3. Tidak berpengaruh terhadap masing-masing paslon
LIHAT HASIL POLING