Usai Ikuti Sidang Tipikor, Edward Soerdjaya Pertanyakan Status Terdakwanya
Oleh Syamsul Bachtiar pada hari Rabu, 16 Mei 2018 - 21:39:46 WIB

Bagikan Berita ini :

27IMG-20180516-WA0058.jpg.jpg
Sumber foto : Bachtiar
Edward Soeryadjaya di Tipikor Rabu, (16/5/2018).

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) hari ini, Rabu, (16/5/2018) menggelar sidang pembacaan dakwaan kasus korupsi dana pensiun Pertamina dengan terdakwa Edward Soeryadjaya.

Sidang yang dipimpin oleh Hakim Ketua Sumarsono ini sedianya dimulai pukul 13:00 namun ditunda hingga pukul 16:00 lantaran Edward sedang sakit.

Edward sendiri hadir didampingi oleh kuasa hukum dan istri Atila Soeryadjaya.

Edward nampak tertatih saat hendak berjalan ke kursi pesakitan tersebut.

Hal itu pula yang membuat Hakim Ketua Sumarsono memutuskan untuk menunda pembacaan dakwaan kepada Edward Soeryadjaya.

Hakim meminta agar Edward dapat membawa surat dokter untuk membuktikan jika dirinya memang benar-benar sakit.

Edward Soeryadjaya saat dikonfirmasi wartawan mengakui bahwa dirinya memang sedang benar-benar sakit. Dia pun menyampaikan kekecewaannya atas kasus yang menimpa dirinya saat ini.

"Saya lagi sakit, dan gak direncanakan, mana bisa sakit direncanakan. Semalam saya gak tidur, saya terpukul karena hak- hak saya yang sudah diputuskan bukan terdakwa bukan tersangka, kenapa masih tetap terdakwa. Itu yang saya gak habis pikir," lirih Edward saat hendak meninggalkan ruangan sidang.

Sambil tertatih, Edward menyampaikan harapan kecilnya agar Majelis Hakim dan Ketua Majelis Hakim mempunyai hati nurani untuk menjalankan putusan praperadilan.

"Kalau semua itu dikesampingkan diabaikan saya gak tahu lagi. Sekarang saya dipaksa mendengarkan dakwaan, kalau asal dengar dakwaan mana bisa? Lalu mau sempurna? Mana mungkin, saya kan harus mengerti apa yang didakwa, kalau memang ada salahnya," tandas Edward.

"Tapi kalau menurut putusan prapradilan saya tidak bisa didakwa lagi. Karena  sebagai tersangka saya sudah murni di bebaskan," sambung Edward.

Sementara itu Istri dari Edward, Atila Soeryadjaya saat ditemui ditempat yang sama menilai, suaminya kini seperti telah dianiaya dan dihancurkan secara perlahan.

"Saya gak ngerti hukum. Tapi saya tahu pra pradilan sudah semua menggugurkan tapi masih diginiin terus, orang gak salah tapi 6 bulan dikurung dihancurkan namanya ini namanya dianiaya," ujar Atila tak kuasa menahan tangis. (Alf)

tag: #pertamina  #kejaksaan  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca TeropongSenayan Yth

Dua pasangan calon (paslon) Pilpres 2019 telah mendaftar ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI di Jakarta, Jumat (10/8/2018). Kedua paslon itu adalah Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Jokowi-Maruf didukung oleh sembilan partai. Yakni PDIP, Partai Golkar, Nasdem, Hanura, PPP, PKB, PSI,Perindo, dan PKPI. Sedangkan Prabowo-Sandiaga didukung oleh empat partai. Yakni Partai Gerindra, PAN, PKS, dan Demokrat.

Dua cawapres, yakni Maruf Amin dan Sandiaga Uno disebut-sebut turut menentukan kemenangan sang capres pada 2019 nanti. Tentu, baik Maruf maupun Sandiaga memiliki kelebihan masing-masing, yang akan diekplorasi habis-habisan guna menarik simpati pemilih.

Nah, jika pilpres dilaksanakan hari ini, siapa yang akan Anda pilih:

  • 1.Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2.Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
LIHAT HASIL POLING
TSTRENDING