MUI Imbau Khatib Idul Fitri Jauhi Pesan Politik
Oleh M Anwar pada hari Rabu, 13 Jun 2018 - 11:22:07 WIB

Bagikan Berita ini :

19maruf-amin.jpg
Sumber foto : Istimewa
Maruf Amin

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin mengimbau para khatib yang akan menyampaikan ceramahnya saat Idul Fitri 1439 H untuk menghindari pesan berbau politik.

"Kami mengimbau para khotib Shalat Idul Fitri untuk menghindari isi khotbah yang bermuatan politik praktis yang bisa menimbulkan perpecahan pada Umat Islam. Jangan dijadikan ajang untuk kampanye," kata Ma'ruf dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (12/6/2018).

MUI, kata Ma'ruf, mengimbau para khatib untuk menyampaikan pesan peningkatan keimanan dan ketaqwaan, persaudaraan dan kedamaian kepada para jemaah.

"Juga hendaknya menyampaikan pesan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya terorisme, narkoba, minuman keras, perilaku seks menyimpang atau LGBT, dan segala bentuk perbuatan mungkar lainnya," ujarnya.

Selain itu, umat Islam juga diminta untuk memanjatkan doa bagi seluruh Muslim di dalam maupun luar negeri, khususnya di Palestina, Rohingya, Kashmir, dan Suriah, yang mengalami penderitaan dan tragedi kemanusiaan.

Dalam kesempatan itu, MUI juga mengajak seluruh Muslim di Tanah Air, untuk menjadikan Idul Fitri sebagai momentum menjaga kohesi sosial, menjaga perdamaian, memperkuat dan memperkokoh kembali ikatan dan hubungan antarsesama saudara seagama, sebangsa dan sesama manusia.

"Perbedaan aspirasi politik merupakan hal biasa yang harusnya dipandang sebagai rahmat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, dan bukan menjadi penyebab terjadinya saling marah, salah paham, mencerca, dan caci maki," pinta dia.

Ma'ruf juga meminta, kepada pemerintah dan pihak kepolisian agar dapat menjadi kemananan dan kenyamanan Umat Islam dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri, malam takbiran maupun pada saat pelaksanaan Shalat Idul Fitri di lapangan, masjid, surau atau tempat lainnya.

"Kami mengingatkan kepada masyarakat, khususnya saat menggunakan media sosial untuk tidak menyebarkan informasi yang berisi kebohongan, fitnah, aib, ujaran kebencian, dan sebagainya," imbuh Ma'ruf.(yn/ant)

tag: #lebaran  #mui  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca TeropongSenayan Yth

Dua pasangan calon (paslon) Pilpres 2019 telah mendaftar ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI di Jakarta, Jumat (10/8/2018). Kedua paslon itu adalah Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Jokowi-Maruf didukung oleh sembilan partai. Yakni PDIP, Partai Golkar, Nasdem, Hanura, PPP, PKB, PSI,Perindo, dan PKPI. Sedangkan Prabowo-Sandiaga didukung oleh empat partai. Yakni Partai Gerindra, PAN, PKS, dan Demokrat.

Dua cawapres, yakni Maruf Amin dan Sandiaga Uno disebut-sebut turut menentukan kemenangan sang capres pada 2019 nanti. Tentu, baik Maruf maupun Sandiaga memiliki kelebihan masing-masing, yang akan diekplorasi habis-habisan guna menarik simpati pemilih.

Nah, jika pilpres dilaksanakan hari ini, siapa yang akan Anda pilih:

  • 1.Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2.Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
LIHAT HASIL POLING