Mardani: Khutbah Soal Politik Wajib, yang Dilarang Kampanye
Oleh Mandra Pradipta pada hari Rabu, 13 Jun 2018 - 11:33:28 WIB

Bagikan Berita ini :

13Mardani-Amel.jpeg
Sumber foto : Amelinda Zaneta/TeropongSenayan
Mardani Ali Sera

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengatakan, khutbah Idul Fitri 1439 H menjadi momentum pendidikan umat Islam, termasuk pendidikan politik di dalamnya.

"Pendidikan politik umat adalah suatu kewajiban, yang dilarang adalah kampanye di masjid," kata Mardani di Jakarta, Rabu (13/6/2018).

Mardani setuju dengan imbauan Majelis Ulama Indonesia (MUI) agar tidak berkampanye saat khutbah.

"Saya sepakat dan jelas dilarang dalam undang-undang," ujarnya.

Namun, menurutnya, membahas kondisi umat bukanlah suatu yang politis, malah menjadi suatu kewajiban.
"Dakwah itu menjelaskan suatu yang mungkar, seperti membahas kondisi umat termasuk berbicara politik," ucapnya.

Inisiator gerakan '2019 Ganti Presiden' itu mencontohkan, membahas ada orang Islam mengunjungi Israel, bahkan menjelaskan bahwa tafsir Alquran bisa berubah sesuai situasi dan tempat bukan politis tapi keharusan agar umat jelas.

"Ini harus dijelaskan kepada umat," tuturnya.

Wakil Ketua Komisi II DPR itu berpesan agar menjadikan masjid sebagai pendidikan politik umat.

"Saya berharap umat Islam menjadikan masjid seperti zaman rasul, bukan hanya tempat ibadah saja, tapi menjadi sentral dalam menyusun strategi agar umat memiliki kekuatan ekonomi, politik dan sosial," pungkasnya.(yn)

tag: #lebaran  #mui  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca TeropongSenayan Yth

Dua pasangan calon (paslon) Pilpres 2019 telah mendaftar ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI di Jakarta, Jumat (10/8/2018). Kedua paslon itu adalah Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Jokowi-Maruf didukung oleh sembilan partai. Yakni PDIP, Partai Golkar, Nasdem, Hanura, PPP, PKB, PSI,Perindo, dan PKPI. Sedangkan Prabowo-Sandiaga didukung oleh empat partai. Yakni Partai Gerindra, PAN, PKS, dan Demokrat.

Dua cawapres, yakni Maruf Amin dan Sandiaga Uno disebut-sebut turut menentukan kemenangan sang capres pada 2019 nanti. Tentu, baik Maruf maupun Sandiaga memiliki kelebihan masing-masing, yang akan diekplorasi habis-habisan guna menarik simpati pemilih.

Nah, jika pilpres dilaksanakan hari ini, siapa yang akan Anda pilih:

  • 1.Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2.Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
LIHAT HASIL POLING