Kecelakaan Mudik Turun 19 Persen
Oleh Ferdiansyah pada hari Rabu, 13 Jun 2018 - 11:34:54 WIB

Bagikan Berita ini :

40iqbal.jpg
Sumber foto : ist
Karopenmas Polri Brigjen Muhammad Iqbal


JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Jumlah kasus kecelakaan mudik yang terjadi hingga H-3 Lebaran 2018 atau Selasa (12/6) sebanyak 771 kasus, turun 19 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2017.

"Hingga H-3 jumlah kecelakaan lalu lintas 771 kejadian, turun 19 persen dibandingkan dengan Operasi Ramadniya tahun sebelumnya yang mencapai 1.127 kejadian," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Mohammad Iqbal, di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (13/6/2018).

Secara keseluruhan, menurutnya lagi, terjadi penurunan dampak kecelakaan dalam Operasi Ketupat 2018 hingga H-3 dibanding dengan Operasi Ramadniya 2017, yakni jumlah korban meninggal 163 orang atau turun 41 persen.

Menurut dia, kecelakaan lalu lintas didominasi karena faktor kelelahan pengemudi.

Ia menambahkan bahwa pada H-3 terjadi peningkatan arus mudik yang menuju ke Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur sebesar 276 persen. "Hal ini karena bersamaan dengan hari libur karyawan swasta," katanya lagi.

Ia merinci, pada H-3, arus kendaraan yang melewati Gerbang Tol Merak sebanyak 25.702 kendaraan atau naik 341 persen dibandingkan hari biasa, yang melewati GT Ciawi sebanyak 22.199 kendaraan atau naik 8 persen, yang melewati GT Cileunyi 28.554 kendaraan atau naik 79 persen, yang lewat GT Cikarang Utama 67.096 kendaraan atau naik 675 persen.

Operasi Ketupat 2018 berlangsung selama 18 hari sejak 7 Juni sampai dengan 24 Juni 2018.?Sebanyak 177 ribu personel gabungan TNI-Polri, Satpol PP, pemadam kebakaran dan jajaran dari instansi terkait yang disiagakan dalam operasi tersebut.

Polri pun menyiapkan sebanyak 3.097 pos pengamanan di seluruh Indonesia selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2018. (plt/ant)

 

tag: #mudik  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca TeropongSenayan Yth

Dua pasangan calon (paslon) Pilpres 2019 telah mendaftar ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI di Jakarta, Jumat (10/8/2018). Kedua paslon itu adalah Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Jokowi-Maruf didukung oleh sembilan partai. Yakni PDIP, Partai Golkar, Nasdem, Hanura, PPP, PKB, PSI,Perindo, dan PKPI. Sedangkan Prabowo-Sandiaga didukung oleh empat partai. Yakni Partai Gerindra, PAN, PKS, dan Demokrat.

Dua cawapres, yakni Maruf Amin dan Sandiaga Uno disebut-sebut turut menentukan kemenangan sang capres pada 2019 nanti. Tentu, baik Maruf maupun Sandiaga memiliki kelebihan masing-masing, yang akan diekplorasi habis-habisan guna menarik simpati pemilih.

Nah, jika pilpres dilaksanakan hari ini, siapa yang akan Anda pilih:

  • 1.Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2.Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
LIHAT HASIL POLING