Dukung Hak Angket 'Pj Iwan Bule', NasDem: Keputusan Mendagri Timbulkan Kekisruhan Politik
Oleh Sahlan Ake pada hari Rabu, 20 Jun 2018 - 10:42:01 WIB

Bagikan Berita ini :

55dpp-partai-nasdem-johnny-g-plate_20170926_175636.jpg.jpg
Sumber foto : Ist
Sekjen NasDem, Jhonny G Plate.

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Jhonny G Plate mendukung wacana pengguliran hak angket yang digaungkan oleh beberapa fraksi di DPR terkait penunjukan Komjen Mochamad Iriawan sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat.

Hal itu, menurut Jhonny, untuk meminta penjelasan pada pemerintah lantaran keputusannya itu terindikasi menyimpang dan bertentangan dengan Undang-undang.

"Penggunaan hak interpelasi atau angket tersebut berupa permintaan keterangan dan penyelidikan terbatas untuk tindakan koreksi jika terdapat penyimpangan prosedural administratif," kata Jhonny saat dihubungi, Rabu (20/6/2018).

Ia mengatakan, partainya menyesalkan penunjukan Iwan Bule, yang berujung kegaduhan politik di Jawa Barat saat jelang digelarnya Pilkada Jabar pada 27 Juni 2018.

"Nasdem menyesalkan keputusan pengangkatan Pj Gubernur Jawa Barat yang menimbulkan kekisruhan politik di Jabar pada saat menjelang Pilkada dimana masyarakat Jabar sedang bersiap untuk memilih pemimpin baru Jawa Barat baik Pilgub maupun Pilbup dan Pilwali," ungkap Jhonny.

Seharusnya, kata ia, kekisruhan politik tersebut dapat dihindari jika Kementrian Dalam Negeri memperhatikan diskurus politik yang berkembang dimana arus penolakan cukup intens di awal tahun ini.

"Masih tersedia banyak pejabat setingkat yang bisa mengisi jabatan lowong tersebut yang hanya untuk masa kerja yang sangat singkat sampai pelantikan Gubernur Jabar terpilih setelah Pilkada 27 Juni 2018," ucapnya.

Nasdem, tambah Jhonny, menghimbau masyarakat Jabar untuk tetap tenang dan menjaga susana kondusif menjelang pemilihan kepala daerah tanggal 27 Juni dan berharap Pilkada berlangsung dengan aman, tertib dan dengan antusiasme yang tinggi. (Alf)

tag: #partai-nasdem  #dpr  #mendagri  #pilkada-jabar-2018  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING
Pembaca Teropong Senayan, Yth Perhelatan Pilkada Serentak 2018 sudah usai. Hasil hitung cepat (quick count) lembaga survei telah terpublikasi secara masif. Dari publikasi ini, para pemilih pun mengerti menang atau kalahkah kandidat yang mereka pilih. Pada saat bersamaan, para kandidat capres/cawapres dan partai pendukung ditengarai juga mulai mengatur strategi menyikapi hasil pilkada. Tentu, strategi ini hendak menempatkan hasil pilkada sebagai acuan meraih kemenangan pada Pilpres 2019. Menurut Anda, siapa capres yang diuntungkan oleh hasil Pilkada 2018 :
  • Joko Widodo
  • Prabowo Subianto
  • Calon Alternatif Poros Ketiga
LIHAT HASIL POLING