Berita

Dewan Minta Kebijakan Elpiji 3 Kg Non-subsidi Dipikir Ulang

Oleh Bara Ilyasa pada hari Senin, 25 Jun 2018 - 16:43:09 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

99masyarakat-seputaran-kecamatan-blangpidie_20160703_080200.jpg.jpg

Ilustrasi kelangkaan Elpiji 3 Kg. (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan meminta agar PT Pertamina tidak terburu-buru menjual Elpiji 3 Kg non-subsidi pada 1 Juli mendatang.

"Sekarang begini kaitan dengan kebijakan yang menghilangkan tabung gas subsidi 3 kg, tolong dicermati secara betul-betul atau juga barangnya jadi barang misterius tiba-tiba ga ada," kata Taufik Kurniawan di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (25/6/2018).

Lebih lanjut, Taufik berharap, pemerintah bersama Pertamina mempersiapkan terlebih dahulu dengan matang sebelum merealisasikan kebijakan tersebut. 

Sebab, ia khawatir, jika Elpiji 3 Kg non subsidi diterapkan justru akan menjadi kelangkaan di masyarakat.

"Jadi saya harapkan seluruh infrastrukturnya atau preparingnya ini harus disiapkan sebelum dikeluarkan suatu kebijakan. Kalau tiba-tiba di lapangan tidak ada barangnya, jangkauan dipelosok-pelosok tidak ada kan kasihan juga nanti masyarakat dulu dialihkan dari minyak tanah ke gas 3 Kg, sekarang gas 3 Kg yang subsidi tidak ada," tandas Waketum DPP PAN itu.

Diketahui, sebelumnya, Plt Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati mengatakan Pertamina akan menjual Elpiji 3 Kg non-subsidi pada 1 Juli mendatang.

Nick juga menyebuy, Elpiji 3 kg non-subsidi tersebut akan dijual secara bebas seperti Elpiji pada umumnya.

"Jadi per 1 Juli. Dijual saja tapi nggak disubsidi. Jualnya kayak kita jual Elpiji yang 12 kg saja, sama," ujar Nicke saat diwawancarai awak media usai acara Halalbihalal di Kementerian ESDM, Jum'at (22/6/2018) pekan lalu. (Alf)

tag: #dpr  #partai-amanat-nasional  #pt-pertamina  #bumn  

Bagikan Berita ini :