Momen Promosikan Jakarta
Pras Ingatkan Pemprov DKI Maksimal Selenggarakan Asian Games
Oleh Alfian Risfil pada hari Selasa, 10 Jul 2018 - 23:06:06 WIB

Bagikan Berita ini :

921508897169_prasetio-edi-marsudi.jpg.jpg
Sumber foto : Ist
Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi.

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Gelaran Asian Games 2018 sudah tinggal menghitung hari. Tepat pada 18 Agustus hingga 2 September 2018 nanti, Jakarta menjadi tuan rumah bersama Palembang untuk perhelatan pesta olah raga akbar se-Asia tersebut.

Pada momen ini, Jakarta juga merayakan Hari Ulang Tahunnya yang ke-491. Sebagai pusat ekonomi Indonesia, bahkan Asia, kota Jakarta harus terus  berupaya meningkatkan daya saing dengan beragam program. 

Demikian disampaikan Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi usai rapat dengan sejumlah SKPD terkait, mulai Dinas Kominfo, Satpol PP, Dinas Pariwisata, Dishub dan lain-lain di Kantor DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (10/7/2018).

Pras meminta, agar Pemprov DKI segera memastikan berbagai fasilitas sarana dan prasarana yang representatif seperti fasilitas konvensi (MICE), hotel-hotel, pusat perbelanjaan dan berbagai objek wisata, termasuk sarana dan prasarana olahraga. 

"Jakarta harus menunjukkan bahwa Indonesia layak menjadi center energy of Asia," tegas Pras, panggilan akrabnya.

Menurut dia, di momen Asian Games ini saatnya membuat Kota Jakarta semakin berbenah. Mulai menyiapkan beragam arena olahraga bertaraf internasional hingga menyulap destinasi wisata semenarik mungkin. 

"Masih banyak yang harus dipersiapkan. Jakarta harus mampu menjadi tuan rumah yang baik. Karena ini (Asian Games) adalah muka Indonesia di mata Internasional. Ini penting, agar para tamu negara se-Asia itu nantinya mau berkunjung lagi ke Jakarta di kemudian hari," terang Pras.

Karenanya, dia mengingatkan agar Pemprov DKI tidak main-main dengan event Asian Games 2018.

Pras ingin memastikan Jakarta sebagai tuan rumah siap menyambut Asian Games.

"Tentu kita sampaikan terima kasih dengan panitia Asian Games, kita ditunjuk sebagai tuan rumah. Kita pernah mengadakan Asian Games sudah lama sekali, yaitu tahun 1962 tepat di tahun kelahiran saya. Nah, sekarang kita jadi tuan rumah Asian Games lagi tepat saya sebagai Ketua Dewan," tuturnya.

Namun, dalam kesempatan ini, Pras mengkritik aneka persiapan Asian Games yang menurutnya masih banyak yang perlu dikebut. 

Salah satunya, kata Pras, di Jakarta masih kurang gencar mempromosikan Asian Games.

"Kita harus apresiasi semua kegiatan di venue-venue Asian Games. Tapi kita (Jakarta) sebagai tuan rumah kok rasanya masih kurang mempromosikan Asian Games," katanya.

"Saya sering kunjungan kerja ke Palembang, saat turun dari Pesawat sudah terasa akan ada Asian Games. Tapi di Jakarta, kok belum ada promosi begitu. Dari segitu banyaknya Billboard, hanya berapa Billboard yang baru terpasang Asian Games," sesal Pras.

Untuk itu, Sekretaris DPD PDI-P DKI Jakarta ini mengingatkan agar Pemprov DKI berbenah dan segera melakukan kangkah-langkah yang diperlukan.

Indonesia, jelas Pras, sebagai tuan rumah penyelenggara pesta besar ini harus mampu menunjukkan kepada dunia bahwa Jakarta dan Indonesia aman dan mampu melayani tamu-tamu dari luar negeri dengan baik dan maksimal.

Pras juga mempertanyakan kesiapan Pemprov DKI dalam pengendalian massa saat Asian Games berlangsung. 

Dia mengaku khawatir masih banyaknya pedagang kaki lima (PKL) yang berada di sekitar venue Asian Games di Stadion GBK.

"Bagaimana nanti pengendalian massa saat Asian Games?. Saya lihat nanti bakal banyak masyarakat yang masuk ke area GBK. Di area GBK ini, pesertanya sebagai Asia, harus dibuat steril dari PKL, terutama di trotoar. Kalau PKL masih menumpuk, nanti jadi force majeure di mana-mana, nanti jadi nggak bagus juga," jelas Pras.

"Makanya, tadi saya panggil semua SKPD terkait hal itu, baik Kominfo, Satpol PP, Dinas Pariwisata, Dishub dan lainnya," ungkap Pras. 

Selain itu, Pras juga mengusulkan agar siswa digratiskan masuk ke venue Asian Games. Menurutnya, kehadiran siswa dapat semakin menyemarakkan event terbesar se-Asia tersebut.

"Karenanya, melalui koordinasi antar SKPD ini akan sangat baik mengontrol persiapan yang perlu dievaluasi. Hanya saja saya menekankan, seperti Dinas Olahraga bilang hanya ada 250 orang per wilayah. Jadi penontonnya hanya 750 orang, sementara kapasitas di sana hingga 100 ribu kursi. Tambahkan lagi, semua sekolah yang libur kasih masuk ke Senayan. Itu pesta besar," beber Pras.

Politisi PDI-P ini juga berharap Dishub DKI menertibkan angkutan umum di Jakarta. Salah satunya adalah terminal bayangan di Dukuh Atas, yang menurutnya perlu ditertibkan.

"Memang, kalau saya lihat sudah mulai membaik, tapi tetap harus disempurnakan lagi. Contohnya ada terminal bayangan di Dukuh Atas yang harus segera ditertibkan," Pras mengingatkan.

Terakhir, Pras juga meminta Pemprov DKI Jakarta mulai memperbanyak destinasi wisata di Ibukota. Salah satunya bisa dilakukan dengan penataan wilayah secara komprehensif. (Alf)

tag: #dprd-dki  #prasetyoedi  #asian-games-2018  #pemprov-dki  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca TeropongSenayan Yth

Dua pasangan calon (paslon) Pilpres 2019 telah mendaftar ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI di Jakarta, Jumat (10/8/2018). Kedua paslon itu adalah Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Jokowi-Maruf didukung oleh sembilan partai. Yakni PDIP, Partai Golkar, Nasdem, Hanura, PPP, PKB, PSI,Perindo, dan PKPI. Sedangkan Prabowo-Sandiaga didukung oleh empat partai. Yakni Partai Gerindra, PAN, PKS, dan Demokrat.

Dua cawapres, yakni Maruf Amin dan Sandiaga Uno disebut-sebut turut menentukan kemenangan sang capres pada 2019 nanti. Tentu, baik Maruf maupun Sandiaga memiliki kelebihan masing-masing, yang akan diekplorasi habis-habisan guna menarik simpati pemilih.

Nah, jika pilpres dilaksanakan hari ini, siapa yang akan Anda pilih:

  • 1.Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2.Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
LIHAT HASIL POLING