DKI Lanjutkan Enam Proyek Tol Dalam Kota
Oleh Amelinda Zaneta pada hari Sabtu, 14 Jul 2018 - 06:20:26 WIB

Bagikan Berita ini :

30sandijalantol.JPG
Sumber foto : amelinda zaneta-teropongsenayan
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan, Pemprov DKI akan melanjutkan enam proyek jalan tol dalam kota. Nantinya tol ini akan memiliki jalur khusus Tranjakarta (TJ).

Beberapa hari lalu, Sandiaga meninjau proyek pembangunan tol dalam kota Semanan-Grogol Pulogebang. Menurutnya proyek ini strategis dan layak untuk dilanjutkan.

“Pertama itu sudah menjadi proyek strategis nasional dan kedua dalam tahap pengerjaan,” ujarnya di Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Jumat (13/7/2018).

Lebih jauh Sandiaga mengatakan bahwa proyek ini sudah menyerap 1.000 lapangan kerja baru. Ke depan, Pemprov juga akan membuat jalur khusus TJ dalam tol tersebut.

“Ada enam ruas jalan tol, sesi pertama sesi A yang lagi dibangun menyerap 1.000 lapangan pekerjaan dan kita pastikan ada satu line untuk TJ. kita harapkan ini bukan hanya menambah jumlah kendaraan tapi juga dipakai di TJ dan akan terintegrasi dengan TOD,” jelasnya.

Wakil Ketua Dewan Pembina Parta Gerindra ini berharap dengan dilanjutkannya proyek tersebut dapat mengurangi beban kemacetan di Ibu Kota.

“Kita yakinkan dan pastikan tentang kekhawatiran beban pada kota yang bertambah ini bisa dikurangi oleh TJ,” tutupnya.

Pada tahap I, jalan yang akan dibangun sepanjang 30 kilometer. Tahap ini, dibagi menjadi tiga seksi, yaitu seksi A Kelapa Gading-Pulogebang (9,3 km), seksi C Grogol-Kelapa Gading (12,3 km), dan seksi B Grogol-Semanan (8,3 km).

Sandiaga mengatakan, pengerjaan seksi B akan dimulai pada September atau Oktober 2018.

Jika semua tahap selesai dikerjakan, Sandiaga menjelaskan, jalan tol ini akan menjadi penghubung Jakarta Barat dan Timur. (plt)

tag: #dki-jakarta  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca teropongsenayan.com yth.

Polemik Ratna Sarumpaet, dalam waktu sekejap, membuka mata-telinga dan mengejutkan banyak kalangan. Termasuk mata dan telinga para politisi.

Setelah polisi membuktikan kebohongan Ratna, dan yang bersangkutan juga mengaku berbohong, polemik pun semakin kencang. Di sisi lain, beberapa kalangan menengarai polemik kebohongan Ratna berimplikasi terhadap elektabilitas pasangan calon (paslon) peserta Pilpres 2019. Yakni Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut Anda, seperti apa dampak dari implikasi tersebut:

  • 1. Berpengaruh positif terhadap Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2. Berpengaruh positif terhadap Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
  • 3. Tidak berpengaruh terhadap masing-masing paslon
LIHAT HASIL POLING